Meski Gagal di AFF, Vanenburg Siapkan Kerangka Tim untuk Turnamen yang Lebih Besar

Wednesday, 30 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Jakarta, Newsline.id – Kekalahan Timnas Indonesia U-23 di partai final Piala AFF U-23 2025 masih menyisakan kekecewaan. Namun, pelatih kepala Gerald Vanenburg menegaskan bahwa fokus tim kini telah beralih ke agenda yang lebih besar: Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Dalam sesi jumpa pers pasca-pertandingan, Vanenburg menyampaikan bahwa kegagalan ini bukan akhir dari segalanya. Ia menilai turnamen AFF hanyalah bagian dari proses pembentukan tim yang lebih matang dan kompetitif.

“Kami memang belum berhasil membawa pulang trofi, tapi saya tidak melihatnya sebagai kegagalan total. Ini bagian dari proses membangun tim yang siap bersaing di level Asia,” kata Vanenburg.

Pelatih asal Belanda itu mengaku telah mencatat sejumlah catatan penting, mulai dari aspek fisik, taktik, hingga mentalitas pemain. Evaluasi menyeluruh akan menjadi dasar dalam menyusun kerangka skuad untuk turnamen berikutnya.

Vanenburg juga menyoroti performa beberapa pemain muda yang tampil menonjol sepanjang turnamen, meski hasil akhir tidak berpihak. Ia menyebut kemungkinan akan mempertahankan 60–70% komposisi pemain yang tampil di AFF untuk kualifikasi mendatang.

“Kami sudah melihat siapa yang bisa bertahan di tekanan, siapa yang bisa berkembang. Tapi akan ada juga pemain baru yang kami pantau dari liga dan pemusatan latihan,” ungkapnya.

Dengan jadwal kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan digelar beberapa bulan ke depan, Vanenburg menyatakan pihaknya bersama PSSI akan segera menyusun program latihan lanjutan.

Baca Juga  Polri Jamin Aksi May Day 2026 Aman dan Humanis

“Kami tak akan buru-buru, tapi rencana jangka panjang sudah mulai berjalan. Ini bukan tentang menang cepat, tapi membentuk tim yang kuat dan konsisten,” ujarnya tegas.

Meski gagal mengangkat trofi di turnamen regional, langkah Vanenburg menunjukkan bahwa Timnas U-23 sedang dibangun untuk bertahan di level kompetitif lebih tinggi, bukan sekadar mencari hasil instan. Pendekatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi regenerasi sepak bola Indonesia ke depan. (*)

Berita Terkait

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Terbitkan ‘SK Mini’ PB Muaythai, KONI Pusat Jadi Sorotan
Tak Lagi Sekadar Dualisme, Kubu La Nyalla Dihantam Krisis Kepercayaan
Kepengurusan ‘Mini’ PB Muaythai Indonesia Tuai Sorotan
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Tuesday, 12 May 2026 - 10:34 WITA

Terbitkan ‘SK Mini’ PB Muaythai, KONI Pusat Jadi Sorotan

Monday, 11 May 2026 - 20:11 WITA

Tak Lagi Sekadar Dualisme, Kubu La Nyalla Dihantam Krisis Kepercayaan

Berita Terbaru

Jakarta

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Film Pesta Babi

Jakarta

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA