Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Friday, 15 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi

Illustrasi

JAKARTA,newsline.id — Pencairan bansos PKH dan BPNT Mei 2026 memicu kepanikan di tengah masyarakat. Banyak warga mendadak tidak lagi menemukan nama mereka dalam daftar penerima bantuan setelah pemerintah melakukan pembaruan besar-besaran data bansos nasional.

Di saat ribuan penerima lama dicoret, pemerintah justru memasukkan 475.821 keluarga penerima manfaat (KPM) baru untuk penyaluran tahap 2 tahun 2026. Perubahan drastis itu langsung membuat publik ramai mengecek status bansos lewat HP.

Sejumlah warga mengaku khawatir bantuan mereka tiba-tiba dihentikan meski sebelumnya rutin menerima PKH dan BPNT. Pemerintah sendiri menegaskan pencoretan dilakukan terhadap penerima yang dianggap sudah tidak lagi memenuhi syarat.

Nama penerima bisa hilang karena kondisi ekonomi dinilai membaik, meninggal dunia, atau terdata sebagai ASN, TNI, Polri, hingga keluarga pejabat dan anggota legislatif.

Perubahan besar ini terjadi setelah pemerintah mulai mempercepat pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kini data bansos diperbarui rutin setiap bulan sehingga daftar penerima dapat berubah sewaktu-waktu.

Situasi tersebut membuat pencarian tentang “cara cek bansos PKH BPNT Mei 2026” melonjak tajam di internet. Banyak warga takut bantuan sudah cair tetapi nama mereka tidak lagi terdaftar.

Pengecekan status bansos dapat dilakukan secara online menggunakan NIK KTP melalui situs resmi cek bansos Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos di HP.

Baca Juga  Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar

Setelah data dimasukkan, sistem akan langsung menampilkan status penerima bantuan, jenis bansos, hingga informasi pencairan terbaru.

Pencairan bansos tahap 2 tahun 2026 dilakukan melalui rekening bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Penerima lama umumnya menerima transfer langsung ke rekening, sementara banyak penerima baru masih disalurkan lewat kantor pos.

Besarnya jumlah penerima baru dan banyaknya warga yang dicoret membuat bansos PKH BPNT Mei 2026 menjadi isu yang paling ramai diperbincangkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.(*)

Berita Terkait

Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026: Fondasi Pembangunan Desa Masyarakat Yang Akurat Dan Berkelanjutan
Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Hampir Rp18.000
Sehari Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah BGN 8 Jam
Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG
SPMB Jakarta 2026 Dibuka, Ribuan Siswa Berebut 7.708 Kursi Sekolah Gratis
Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni
Kebakaran Hebat Landa Pasar Jiung Kemayoran, Api Hanguskan Kios dan Permukiman Warga
25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 22:07 WITA

Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026: Fondasi Pembangunan Desa Masyarakat Yang Akurat Dan Berkelanjutan

Wednesday, 3 June 2026 - 17:33 WITA

Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Hampir Rp18.000

Wednesday, 3 June 2026 - 12:30 WITA

Sehari Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah BGN 8 Jam

Wednesday, 3 June 2026 - 07:46 WITA

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG

Tuesday, 2 June 2026 - 13:51 WITA

SPMB Jakarta 2026 Dibuka, Ribuan Siswa Berebut 7.708 Kursi Sekolah Gratis

Berita Terbaru

Jefry Rumampuk, Jurnalis Korban Pembacokan beberapa tahun lalu

Gorontalo

Korban Pembacokan Jurnalis Minta Rusli Habibie Buka Suara

Tuesday, 9 Jun 2026 - 08:54 WITA