Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Tertekan Global

Wednesday, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA,newsline.id – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu (15/4/2026), di tengah tekanan yang masih membayangi mata uang global tersebut.

Pada awal perdagangan, rupiah tercatat berada di level Rp17.100 per dolar AS atau menguat 0,06 persen. Posisi ini berbalik dari penutupan sebelumnya yang sempat melemah tipis ke Rp17.110 per dolar AS.

Penguatan rupiah dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS di pasar internasional. Indeks dolar yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama dunia masih berada dalam tren menurun, memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang untuk menguat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang analis pasar keuangan menilai kondisi ini menjadi peluang bagi rupiah untuk bergerak positif. “Selama tekanan terhadap dolar AS berlanjut, rupiah berpotensi melanjutkan penguatan dalam jangka pendek,” ujarnya.

Baca Juga  Kementerian Ekraf Dukung Café & Brasserie Expo Indonesia, Ajang Promosi Kuliner Minuman

Sentimen global turut membaik setelah muncul harapan dibukanya kembali jalur perundingan antara Amerika Serikat dan Iran. Optimisme ini mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang emerging market seperti rupiah.

Namun, ketegangan geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Konflik yang berdampak pada jalur distribusi energi dunia sempat memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan ketidakpastian pasar.

Di tengah situasi tersebut, fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap solid. Pemerintah menyebut kondisi ekonomi nasional masih stabil dan mendapat kepercayaan dari pelaku pasar global.

“Ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang baik di tengah tekanan global,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Baca Juga  Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia juga tetap positif, dengan angka diperkirakan berada di kisaran 5 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Kombinasi antara pelemahan dolar AS dan kuatnya fundamental domestik menjadi faktor utama yang menopang penguatan rupiah pada perdagangan hari ini, sekaligus menjaga optimisme pelaku pasar ke depan.(*)

Berita Terkait

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka
Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan
Sertifikat Legalitas Digenggam, BUM Desa “Sina Rua” Siap Menggebrak
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 19 September 2026 - 19:07 WITA

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka

Saturday, 19 September 2026 - 16:58 WITA

Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli

Friday, 21 August 2026 - 23:57 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 23:43 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 22:53 WITA

Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan

Berita Terbaru

NASIONAL

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

Tuesday, 29 Sep 2026 - 11:14 WITA

Kepulauan Talaud

Unit Reskrim Polsek Gemeh Limpahkan Tersangka Penganiayaan Ke Kejaksaan Talaud

Tuesday, 29 Sep 2026 - 10:49 WITA