NEWSLINE.ID — Jangan berharap terlalu banyak hari libur pada Juni 2026. Pemerintah hanya menetapkan dua hari libur nasional sepanjang bulan ini, membuat kesempatan menikmati waktu istirahat, bepergian, atau berkumpul bersama keluarga menjadi jauh lebih terbatas dibanding bulan-bulan lainnya.
Dari total 30 hari dalam kalender Juni 2026, hanya dua tanggal yang berstatus merah. Salah satunya bahkan berlangsung hari ini, Senin (1/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila. Setelah itu, masyarakat harus menunggu hingga pertengahan bulan untuk kembali mendapatkan libur nasional berikutnya.
Minimnya tanggal merah ini menjadi perhatian banyak pekerja dan pelajar yang biasanya memanfaatkan hari libur untuk beristirahat atau merencanakan perjalanan. Dengan jumlah libur nasional yang sangat sedikit, peluang menikmati long weekend pun menjadi lebih terbatas.
Meski demikian, masih ada satu kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati libur lebih panjang. Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa (16/6/2026) membuka peluang long weekend apabila mengambil cuti pada Senin (15/6/2026).
Penetapan hari libur nasional tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Berikut daftar tanggal merah atau libur nasional selama Juni 2026:
- 1 Juni 2026 — Hari Lahir Pancasila
- 16 Juni 2026 — Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Sementara itu, Juni juga diwarnai sejumlah peringatan hari besar nasional yang diperingati di berbagai daerah dan instansi.
Daftar Hari Besar Nasional Juni 2026:
- 1 Juni 2026 — Hari Lahir Pancasila
- 3 Juni 2026 — Hari Pasar Modal Indonesia
- 21 Juni 2026 — Hari Krida Pertanian
- 24 Juni 2026 — Hari Bidan Nasional
- 29 Juni 2026 — Hari Keluarga Berencana (KB)
Dengan hanya dua tanggal merah yang tersisa sepanjang bulan ini, masyarakat yang ingin merencanakan liburan atau aktivitas keluarga perlu mencermati kalender sejak dini. Setelah libur Tahun Baru Islam pada 16 Juni mendatang, tidak ada lagi libur nasional yang tersisa hingga akhir bulan. Situasi ini membuat pertengahan Juni diperkirakan menjadi momen paling ramai dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati waktu istirahat sebelum kembali menjalani rutinitas.(*)










