NEWSLINE.ID — Media sosial mendadak panas setelah muncul narasi yang menyebut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo terlibat perkelahian dengan jurnalis senior Najwa Shihab saat acara talkshow televisi berlangsung.
Kabar tersebut cepat menyebar dan memicu spekulasi liar publik. Sejumlah akun bahkan menarasikan terjadi aksi pemukulan hingga kericuhan besar di dalam studio siaran langsung.
Namun setelah ditelusuri, fakta sebenarnya ternyata jauh berbeda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa yang viral itu disebut bermula dari perdebatan panas dalam forum diskusi ekonomi yang membahas suku bunga, inflasi, hingga kondisi utang rumah tangga Indonesia. Situasi mulai memanas ketika Najwa Shihab melontarkan kritik keras terhadap kebijakan moneter Bank Indonesia yang dinilai memberatkan masyarakat.
Pernyataan tersebut memicu adu argumen sengit di atas panggung diskusi. Dalam suasana tegang, Perry Warjiyo disebut memilih meninggalkan studio sebelum acara selesai.
Momen walk out itu kemudian viral di media sosial dan berkembang menjadi berbagai narasi liar yang tidak sesuai fakta.
“Yang terjadi hanya perdebatan keras, bukan perkelahian fisik,” ujar seorang pengamat komunikasi publik menanggapi isu yang beredar luas.
Hingga kini tidak ditemukan bukti adanya kekerasan fisik antara Perry Warjiyo dan Najwa Shihab. Tidak ada rekaman pemukulan, laporan resmi, maupun keterangan valid yang membenarkan klaim tersebut.
Viralnya isu ini kembali menunjukkan bagaimana potongan informasi tanpa konteks mudah membentuk opini publik di ruang digital. Karena itu masyarakat diimbau lebih cermat memeriksa fakta sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi sensasional di media sosial.(**)






