Ketika Budaya dan Teknologi Saling Bertemu

Monday, 2 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foro : Istimewa

Foro : Istimewa

Newsline.id — Di zaman serba digital ini, budaya dan teknologi ibarat dua sisi koin yang tak terpisahkan. Yang satu membawa nilai-nilai lama, yang satu lagi membawa cara baru. Tapi keduanya saling memengaruhi, bahkan saling memperkuat.

Budaya di Era Digital

Teknologi mengubah cara kita mengenal dan menyebarkan budaya:

  • Musik tradisional bisa viral lewat YouTube atau TikTok.
  • Tarian daerah tampil di event virtual.
  • Pakaian adat dijual lewat e-commerce dan dikenakan influencer.

Hasilnya? Budaya lokal jadi makin dikenal, bahkan sampai ke luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melestarikan dengan Teknologi

Teknologi juga bantu menjaga budaya:

  • Situs sejarah bisa dikunjungi secara virtual.
  • Naskah kuno bisa disimpan dalam bentuk digital.
  • Bahasa daerah bisa dipelajari lewat aplikasi.
Baca Juga  Marcelia Lesar, Musisi Jazz Nasional Dalam Soulversation, Ani Nigeriawati: Music Diplomacy Dukung Talenta Indonesia

Jadi, meski zaman berubah, warisan budaya tetap bisa dinikmati generasi muda.

Tantangan yang Muncul

Namun, ada juga sisi lain:

  • Budaya asing lebih cepat masuk dan mudah ditiru.
  • Nilai asli tradisi kadang hilang saat dibawa ke media sosial.
  • Ada risiko budaya dikomersialisasi tanpa penghormatan.

Maka penting untuk tetap bijak—bukan sekadar viral, tapi juga bermakna.

Budaya Baru: Buatan Teknologi

Teknologi tak hanya menyebarkan budaya lama, tapi juga menciptakan budaya baru:

  • Bahasa emoji 😄
  • Budaya mabar dan live streaming
  • Gaya hidup digital nomad dan remote working

Semua itu lahir karena teknologi, dan kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Penutup

Teknologi dan budaya tak harus bertentangan. Justru jika digabungkan dengan bijak, keduanya bisa saling mendukung. Teknologi mempercepat budaya berkembang, dan budaya memberi makna pada teknologi yang kita pakai.

Baca Juga  BRI Salurkan KUR Rp130 Triliun di 2025, Pertanian Jadi Sektor Terbesar

Karena pada akhirnya, kita sendirilah yang menentukan arah perubahan itu. (*********)

Berita Terkait

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI
Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur
Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025
Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial
Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar
Penundaan Pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026: Apa Sebabnya?
Hari Anak Sedunia 2025: Mengingatkan Dunia untuk Mendengar Suara Anak
Warga Lumajang Berpindah ke Zona Aman Usai Aktivitas Semeru Meningkat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 13:40 WITA

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI

Sunday, 30 November 2025 - 13:22 WITA

Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur

Wednesday, 26 November 2025 - 16:49 WITA

Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025

Wednesday, 26 November 2025 - 15:27 WITA

Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial

Saturday, 22 November 2025 - 15:59 WITA

Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar

Berita Terbaru

Foto : Istimewa

Tekno

Teknologi Kamera Mobile yang Semakin Canggih: Apa Bedanya?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:21 WITA

Foto : Istimewa

Tekno

Perbandingan HP Flagship: Mana yang Paling Powerful di 2025?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:02 WITA

Foto : Istimewa

Hiburan

Tren Game Online 2025: Apa yang Paling Banyak Dimainkan?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 15:35 WITA

Foto : Istimewa

OLAHRAGA

Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari bagi Tubuh

Tuesday, 2 Dec 2025 - 14:40 WITA