Kemendag pada Kick Off Program “Penguatan Jaringan Perempuan UKM yang Adil Gender dan Inklusif”

Tuesday, 10 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendag pada Kick Off Program “Penguatan Jaringan Perempuan UKM yang Adil Gender dan Inklusif”

Kemendag pada Kick Off Program “Penguatan Jaringan Perempuan UKM yang Adil Gender dan Inklusif”

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal S. Shofwan memberikan sambutan pada Kick off Program “Penguatan Jaringan Perempuan Usaha Kecil Mikro yang Adil Gender dan Inklusif untuk Mempengaruhi Kebijakan GEDSI dan Perdagangan di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil Mikro (ASPPUK) di Jakarta, Selasa (10 Juni).

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri menyampaikan bahwa Indonesia tercatat memiliki 65 juta UMKM yang berkontribusi sebesar 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sebagian besar lanskap sektor UMKM ini didominasi oleh perempuan, yang mencakup 64,5% dari total pelaku UMKM.

Perempuan memainkan peran penting dalam pembangunan nasional dan pertumbuhan UMKM di Indonesia. Peningkatan partisipasi aktif perempuan dalam sektor ekonomi dan ketenagakerjaan juga menjadi fokus dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Saat ini, banyak UMKM di sektor fesyen, kriya, perawatan kulit, serta makanan dan minuman yang didirikan oleh perempuan dan telah berkembang menjadi usaha berskala besar yang mampu menciptakan lapangan kerja.

Sejalan dengan komitmen untuk mendukung UMKM, Kementerian Perdagangan memiliki tiga program prioritas, yaitu pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan program UMKM BISA Ekspor. Untuk dapat bersaing di pasar domestik maupun internasional, UMKM perlu terus berinovasi dan beradaptasi dengan preferensi serta permintaan konsumen agar mampu memenangkan pasar.

Sebagian besar UMKM yang mengikuti program promosi dan peningkatan daya saing yang difasilitasi oleh Kemendag merupakan UMKM yang dipimpin oleh perempuan, seperti dalam program business matching dengan pusat perbelanjaan, department store, ritel modern, maupun pembeli internasional. Hal yang sama juga terlihat dalam berbagai program penguatan daya saing, seperti penguatan penjenamaan, desain, dan sertifikasi produk yang sebagian besar dimanfaatkan oleh UMKM perempuan.

Baca Juga  PKH dan BPNT 2025 Cair Lagi! Simak Cara Cek Nama Anda di cekbansos.kemensos.go.id

Turut hadir pada kegiatan ini Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri, Dewi Rokhayati; Kepala Divisi SME, LPEI, Maria Sidabutar; serta perwakilan dari SheTrades Indonesia Hub, Tantrie Soetjipto S. (****)

Sumber : Kementerian Perdagangan RI

Berita Terkait

Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026: Fondasi Pembangunan Desa Masyarakat Yang Akurat Dan Berkelanjutan
Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Hampir Rp18.000
Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG
Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni
25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam
Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram
Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data
CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 22:07 WITA

Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026: Fondasi Pembangunan Desa Masyarakat Yang Akurat Dan Berkelanjutan

Wednesday, 3 June 2026 - 17:33 WITA

Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Hampir Rp18.000

Wednesday, 3 June 2026 - 07:46 WITA

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG

Tuesday, 2 June 2026 - 07:35 WITA

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni

Monday, 1 June 2026 - 18:42 WITA

25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam

Berita Terbaru

Jefry Rumampuk, Jurnalis Korban Pembacokan beberapa tahun lalu

Gorontalo

Korban Pembacokan Jurnalis Minta Rusli Habibie Buka Suara

Tuesday, 9 Jun 2026 - 08:54 WITA