Sekjen Imipas Dukung Program “Transmigrasi Patriot” dalam Bidang Keimigrasian

Thursday, 5 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Imipas Dukung Program “Transmigrasi Patriot” dalam Bidang Keimigrasian

Sekjen Imipas Dukung Program “Transmigrasi Patriot” dalam Bidang Keimigrasian

JAKARTA Newsline.id – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyambut baik rencana kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi melalui program unggulan bertajuk “Transmigrasi Patriot”. Program unggulan ini dirancang untuk membawa akses pendidikan tinggi dan semangat pengabdian ke kawasan-kawasan transmigrasi melalui dua subprogram: Beasiswa Patriot dan Ekspedisi Patriot.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenimipas, Asep Kurnia, menyampaikan dukungan terhadap program tersebut. Menurutnya, Kemenimipas terbuka terhadap bentuk kerja sama yang baik melalui program ini. Hal ini disampaikan Asep Kurnia saat menerima audiensi Kementerian Transmigrasi pada Kamis (5/6).

Lebih lanjut, Sekjen Kementerian Transmigrasi, Danton Ginting Munthe, menerangkan bahwa program Beasiswa Patriot memberikan dukungan pembiayaan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang S2 dan S3 dengan menggunakan metode Learning Blended pada kawasan-kawasan transmigrasi. Program tersebut rencananya akan diimplementasikan pada tahun 2026. Adapun untuk tahun 2025, Kementerian Transmigrasi berfokus pada subprogram yang kedua yaitu Ekspedisi Patriot.

“Program tersebut menghadirkan kurang lebih 2.000 personil mahasiswa yang berasal dari 7 Universitas di Indonesia yang telah bekerja sama dengan Kementerian Transmigrasi untuk mengabdi pada kawasan-kawasan transmigrasi,” ujarnya.

Ke depannya, Program Transmigrasi Patriot membuka peluang bagi mahasiswa asing dengan kuota lebih dari 100 warga negara asing (WNA) untuk terlibat dalam subprogram Beasiswa Patriot maupun Ekspedisi Patriot. Berkaitan dengan hal tersebut, Kementerian Transmigrasi memerlukan adanya dukungan keimigrasian sehingga dalam pelaksanaan program tidak menimbulkan permasalahan terutama terkait dengan keimigrasian WNA.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen Kemenimipas menuturkan perlu adanya profiling WNA yang nantinya tergabung ke dalam tim Transmigrasi Patriot. Pihaknya menekankan pentingnya koordinasi antara kedua pihak untuk menentukan status WNA yang akan terlibat.

Baca Juga  470 Ribu Warga Mendadak Masuk Daftar Bansos, Kemensos Bongkar Penyebabnya

“Ada baiknya melakukan koordinasi dengan kami. Apakah WNA tersebut merupakan warga negara pada negara dengan kategori rawan atau tidak, karena akan ada suatu proses yang khusus ketika WNA tersebut berasal dari negara yang rawan maupun negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan kita,” tegas Asep Kurnia.

Melalui sinergi yang terjalin antara Kemenimipas dan Kementerian Transmigrasi, program Transmigrasi Patriot diharapkan tidak hanya menjadi jembatan pengabdian dan pendidikan, tetapi juga wadah kolaborasi antarinstansi yang mendukung pembangunan nasional secara menyeluruh. Kemenimipas berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam aspek keimigrasian, terutama dalam memastikan keterlibatan WNA berlangsung sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dukungan ini menjadi bentuk kontribusi nyata Kemenimipas dalam menyukseskan program yang tidak hanya berdampak pada kawasan transmigrasi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional melalui pengelolaan keimigrasian yang profesional dan terintegrasi. (********)

Baca Juga  Sarinah Hadirkan Nuansa Budaya Indonesia di BNI Java Jazz Festival 2025

Sumber : Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan RI

Berita Terkait

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data
Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM
Potongan Tarif Ojol Ditargetkan Turun Juni 2026, Prabowo Minta di Bawah 10 Persen
470 Ribu Warga Mendadak Masuk Daftar Bansos, Kemensos Bongkar Penyebabnya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Monday, 11 May 2026 - 10:07 WITA

Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026

Sunday, 10 May 2026 - 18:50 WITA

Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data

Berita Terbaru

Jakarta

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Film Pesta Babi

Jakarta

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA