Wamenpar: Bali Siap Jadi Destinasi Wellness Dunia

Saturday, 28 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenpar: Bali Siap Jadi Destinasi Wellness Dunia

Wamenpar: Bali Siap Jadi Destinasi Wellness Dunia

Bali, Newsline.id – – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut ajang perdana “Bali Wellness and Beauty Expo 2025” sebagai momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia, khususnya Bali, sebagai destinasi unggulan wisata kesehatan dan kebugaran di tingkat global.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa (kiri) bersama Co-founder & Director Bali Wellness and Beauty Expo Diah Permana Tirtawati (kanan) dalam acara “Bali Wellness and Beauty Expo 2025” di Bali Beach Convention, Jumat (27/6/2025).

Wamenpar Ni Luh Puspa mengungkapkan, lebih dari 23% wisatawan memilih Bali sebagai tujuan utama wisata kesehatan dan kebugaran. Sementara ada pula wisatawan lain yang tidak secara khusus datang ke Bali untuk menikmati wisata wellness, tetapi mereka berpartisipasi dalam aktivitas wellness selama kunjungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi ini yang kemudian saya katakan, harus ada upaya untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi untuk wellness. Kita harus menjadikan Bali sebagai best wellness destination in the world,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa saat memberikan sambutan pembuka pada Bali Wellness and Beauty Expo 2025 di Bali Beach Convention, Jumat (27/6/2025).

Baca Juga  Menpora Dito Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo: 10 Bulan Penuh Karya, Kerja dan Prestasi

Bali Wellness and Beauty Expo yang berlangsung dari 27-29 Juni 2025 berperan penting dalam menyatukan penyedia layanan kesehatan, merek kebugaran, operator pariwisata, dan pembuat kebijakan yang diharapkan mampu menciptakan inovasi dan penawaran yang sesuai dengan minat wisatawan.

Saat ini Indonesia berada di peringkat ke-18 secara global dan memimpin kawasan ASEAN dari total wellness market share. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga memimpin. Bahkan, Bali dinobatkan sebagai destinasi wisata teratas dunia pada tahun 2018 oleh TripAdvisor.

Dalam mendukung pengembangan wisata kesehatan, pemerintah Indonesia baru saja meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur sebagai KEK pertama di Indonesia yang didedikasikan sepenuhnya untuk layanan kesehatan dan medis terpadu terbesar di Asia Tenggara, yang memadukan keselarasan antara sains dan tradisi.

Baca Juga  Kementerian Luar Negeri akan Selenggarakan Festival Film Indonesia dan Dunia Islam 2025

“Ini lebih dari sekadar upacara seremonial. Ini adalah sinyal kuat komitmen serius pemerintah untuk mengembangkan destinasi wisata kesehatan dan kebugaran berskala internasional dan berkelas dunia,” kata Wamenpar.

“Mari kita bekerja sama untuk membangun ekosistem kesehatan global yang lebih kuat dan lebih inklusif, tempat inovasi bertemu dengan tradisi dan tempat kesejahteraan menjadi tujuan bersama bagi masyarakat dan tentunya bagi planet kita,” kata Wamenpar.

Co-founder & Director Bali Wellness and Beauty Expo 2025, Diah Permana Tirtawati, mengapresiasi Kementerian Pariwisata yang telah mendukung Bali Wellness and Beauty Expo 2025. Selama ini Bali dikenal sebagai destinasi wisata leisure, MICE, wedding, dan marine tourism, karena memilki beberapa destinasi indah untuk menyelam dan snorkeling.

Di sisi lain, Bali juga memiliki memiliki pusat-pusat kebugaran seperti yoga dan meditasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara; memiliki beberapa wellness atau wellbeing resorts; Bali juga dikenal dengan kualitas spa yang sangat baik dan dinobatkan sebagai “The Best Spa Destination 2009”.

Baca Juga  Bersama Prancis, Indonesia Kuatkan Fesyen dan Kriya ke Panggung Dunia

“Namun Bali belum pernah mendeklarasikan diri sebagai destinasi wellness secara eksplisit. Dan berangkat dari itu kami memberanikan diri untuk mengembangkan potensi wellness tourism melalu pelaksanaan event Bali Wellness and Beauty Expo,” ujar Diah.

Menurut laporan Global Wellness Institue tahun 2025, proyeksi pertumbuhan sektor wellness secara global akan mencapai 9 triliun dolar AS di tahun 2028 dengan pertumbuhan 7,3 persen setiap tahunnya hingga 2028. Di Asia Pasifik termasuk Bali, pertumbuhannya pada tahun 2023 sebesar 1,9 triliun dolar AS.

“Hal ini membuktikan bahwa industri wellness ternyata memiliki peluang yang sangat besar dan akan terus bertumbuh,” kata Diah.

Hadir mendampingi Wamenpar, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu. (********)

Sumber : Kementerian Pariwisata RI

 

Berita Terkait

KPU Akan Rapat Tindak Lanjuti Putusan KIP soal Ijazah Jokowi
TNI Klarifikasi Video Viral Pria Berseragam Cegat Kapal Bantuan di Aceh: Bukan Aksi GAM
Libur Akhir Tahun 2025: Jadwal Libur Sekolah, Tanggal Merah, dan Cuti Bersama
Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI
Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur
Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025
Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial
Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 15 January 2026 - 11:13 WITA

KPU Akan Rapat Tindak Lanjuti Putusan KIP soal Ijazah Jokowi

Tuesday, 9 December 2025 - 15:33 WITA

TNI Klarifikasi Video Viral Pria Berseragam Cegat Kapal Bantuan di Aceh: Bukan Aksi GAM

Tuesday, 9 December 2025 - 13:32 WITA

Libur Akhir Tahun 2025: Jadwal Libur Sekolah, Tanggal Merah, dan Cuti Bersama

Sunday, 30 November 2025 - 13:40 WITA

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI

Sunday, 30 November 2025 - 13:22 WITA

Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur

Berita Terbaru

Jayawijaya

Wakil rektor UNIBA JHON A WALELA MEMBUKA SEMINAR

Thursday, 12 Mar 2026 - 10:15 WITA