Newsline.id — Belakangan ini, tren riding sambil vlogging menjadi sangat populer di kalangan para pecinta otomotif dan pengendara motor. Banyak pengendara yang membagikan momen perjalanan mereka lewat video yang menarik dan kreatif, baik untuk konten pribadi maupun sosial media. Aktivitas ini memang terlihat seru dan bisa mengabadikan pengalaman berkendara secara langsung.
Namun, meskipun menyenangkan, tren ini menyimpan potensi risiko yang tidak boleh diabaikan. Mengendarai motor sambil merekam video bisa mengganggu konsentrasi pengendara, apalagi jika dilakukan di jalan raya dengan kondisi lalu lintas yang padat dan situasi yang dinamis. Fokus yang terbagi ini bisa meningkatkan peluang kecelakaan.
Selain itu, penggunaan perangkat seperti kamera atau smartphone yang dipasang pada helm atau setang motor harus dipastikan tidak menghalangi pandangan dan tidak menyebabkan getaran berlebih yang mengganggu keseimbangan. Pemilihan alat yang tepat dan pemasangan yang aman sangat penting untuk menjaga keselamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa negara dan daerah bahkan sudah memberlakukan peraturan yang melarang pengendara menggunakan gadget atau melakukan aktivitas yang mengalihkan perhatian saat berkendara. Hal ini untuk meminimalkan kecelakaan yang sering kali terjadi akibat kurang fokus.
Untuk kamu yang ingin tetap seru tapi aman, ada beberapa tips yang bisa diikuti. Pastikan kamu hanya merekam saat kondisi jalan sepi atau saat berhenti di tempat aman. Gunakan perangkat stabilizer dan mount yang kuat agar video tetap jernih tanpa mengganggu posisi berkendara.
Jangan lupa juga untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memakai perlengkapan keselamatan seperti helm SNI dan jaket pelindung. Prioritaskan keselamatan diri dan orang lain di jalan, karena tidak ada konten yang sebanding dengan nyawa dan kesehatan. (**********)








