Tinjau Program Residensi Belajar Bersama Maestro Sundari Soekotjo: Menteri Kebudayaan Ajak Generasi Muda Rawat dan Kembangkan Musik Keroncong

Tuesday, 5 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinjau Program Residensi Belajar Bersama Maestro Sundari Soekotjo: Menteri Kebudayaan Ajak Generasi Muda Rawat dan Kembangkan Musik Keroncong

Tinjau Program Residensi Belajar Bersama Maestro Sundari Soekotjo: Menteri Kebudayaan Ajak Generasi Muda Rawat dan Kembangkan Musik Keroncong

Jakarta, Newsline.id — Sebagai bentuk nyata atas peluncuran program Belajar Bersama Maestro (BBM) awal Juli lalu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, berkesempatan untuk datang dan mengikuti proses pembelajaran salah satu maestro, Sundari Soekotjo. Berlokasi di Jaya Suprana Institute, Menteri Fadli secara pribadi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada beliau atas dedikasi dan warisannya. Ia juga mengajak para peserta yang merupakan generasi muda untuk merawat dan mengembangkan musik keroncong.

“Musik keroncong adalah bagian tak terpisahkan dari identitas musik Indonesia. Ia lahir dari proses akulturasi yang wajar, tetapi memiliki jiwa yang sepenuhnya Indonesia. Perjalanan keroncong dalam sejarah musik kita begitu panjang, bahkan sejak abad ke-16. Saya sendiri memiliki koleksi piringan hitam keroncong dari awal abad ke-20, termasuk rekaman ‘Indonesia Raya’ versi instrumental tahun 1928 yang menggunakan orkes keroncong sebagai pengiring utamanya,” ujar Menbud kepada para peserta.

Program Belajar Bersama Maestro merupakan bagian penting dari manajemen bakat di bidang kebudayaan. Siswa yang terlibat adalah mereka yang terpilih melalui proses seleksi yang ketat dan kini mendapatkan kesempatan langka untuk belajar langsung dari Maestro Sundari Soekotjo.

Menteri Fadli kemudian menyampaikan kepada para peserta jika kesempatan belajar bersama Maestro ini, khususnya bagi generasi muda, sangatlah berharga. Menbud turut menyampaikan harapannya agar mereka dapat menjadi jembatan bagi generasi berikutnya untuk melestarikan keroncong, bahkan kedepannya dapat menjadi maestro di bidangnya. Mereka menurutnya nantinya akan membawa ilmu, keterampilan, pengalaman, dan jiwa yang diwariskan oleh Maestro Sundari Soekotjo.

“Saya berharap para peserta didik hari ini dapat menjadi jembatan untuk generasi mendatang dalam merawat dan mengembangkan musik keroncong. Semoga suatu saat nanti, keroncong dapat menjadi kontribusi penting Indonesia bagi peradaban dunia. Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung program semacam ini sebagai bagian dari amanat konstitusi untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban global,” tukas Menbud kepada para peserta.

Pada kunjungan kali ini, bersama Menteri Kebudayaan turut hadir antara lain Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ismunandar, serta Jaya Suprana selaku pendiri Jaya Suprana Institute.

Baca Juga  Pastikan Sinergisitas Pertahanan dan Keuangan Negara, Menhan-Menkeu Kunjungi Prajurit TNI di Garis Terdepan Papua

Proses penyelenggaraan BBM antara lain mewajibkan para peserta untuk tinggal bersama para maestro di padepokan, rumah, atau workshop, selama kurang lebih tiga minggu. Format ini memberi kesempatan pendalaman praktik seni secara langsung dan pengalaman hidup bersama maestro sesuai disiplin seni masing-masing.

Program BBM tahun ini diikuti oleh 60 seniman muda berusia 18–25 tahun, yang terpilih dari 573 pendaftar dari 189 perguruan tinggi di 31 provinsi. Para peserta menjalani residensi mulai 20 Juli hingga 18 Agustus 2025 di enam bidang seni yang dibimbing langsung oleh maestro Indonesia, yaitu sastra bersama Gus TF Sakai (Padang Panjang), pedalangan bersama Ki Purbo Asmoro (Solo), seni teater bersama Iman Soleh (Bandung), seni tari bersama Didik Nini Thowok (Yogyakarta), seni musik keroncong bersama Sundari Soekotjo (Jakarta), dan seni lukis bersama Nasirun (Yogyakarta). BBM merupakan program prioritas untuk menjembatani ekosistem kebudayaan dan pendidikan inklusif di Indonesia.

Baca Juga  Kongres Diaspora Indonesia ke-8 di IKN: Wamenlu Anis Matta Ajak Diaspora Jadi Mitra Strategis Pembangunan Nasional

Proses penyelenggaraan BBM tidak terbatas pada pewarisan pengetahuan dan keterampilan maestro kepada peserta. Program ini juga diarahkan pada upaya pengembangan praktik artistik peserta. Pada tahap kedua ini para peserta diarahkan untuk menciptakan karya seni baik secara mandiri maupun kolaborasi. Kemudian pada tahap akhir, yakni Presentasi atau Panen Karya, para peserta diarahkan untuk mempresentasikan, mempertunjukan, atau memamerkan hasil karya seni mereka di ruang publik

Program BBM dilaksanakan sebagai upaya melestarikan dan melindungi pengetahuan serta ekspresi seni dan budaya, dengan tujuan antara lain: meningkatkan kompetensi dan kreativitas para seniman muda; mewariskan dan keterampilan para maestro pada para seniman muda; memberikan keteladanan para maestro pada para seniman muda; dan menularkan kesuksesan para maestro pada para seniman muda, serta sebagai internalisasi nilai-nilai budaya dari para maestro kepada para seniman muda. (*******)

Sumber : Kementerian Kebudayaan

Berita Terkait

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data
Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 09:44 WITA

Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Ekonomi

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA

Illustrasi

Ekonomi

Rupiah Jebol Rp17.669, Pasar RI Mulai Panik

Monday, 18 May 2026 - 23:49 WITA

NASIONAL

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA