Peran Mahasiswa KKN Menginspirasi, Bersama KPM Desa Hebing Berjuang Cegah Stunting

Tuesday, 4 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, newsline- Maria Susana Daro, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Nipa Maumere, tidak pernah membayangkan masa Kuliah Kerja Nyata (KKN)-nya akan dihabiskan menelusuri sudut-sudut Desa Hebing di pelosok Kabupaten Sikka.

Bersama rekan setim, ia memilih melebur bersama masyarakat, menjadi bagian dari perjuangan melawan ancaman yang mengancam masa depan anak-anak desa: stunting.

Di bawah terik matahari, mereka bahu-membahu bersama kader Posyandu setempat. Membantu menimbang balita, mencatat tumbuh kembang anak, hingga menyebarluaskan edukasi pentingnya pangan lokal bergizi.

Bagi Maria dan rekan-rekannya, ini bukan sekadar kewajiban akademis, melainkan misi kemanusiaan agar hak tumbuh kembang anak-anak di wilayah Mapitara terpenuhi secara optimal.

Menurut Maria, stunting adalah masalah bersama yang menyangkut masa depan anak dan masa depan bangsa. Oleh sebab itu, pencegahan harus dimulai sejak masa kehamilan dengan pemenuhan gizi yang seimbang.

“Setelah lahir, dilanjutkan dengan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, pemberian Makanan Pendamping ASI yang bergizi lengkap, serta pemenuhan imunisasi secara lengkap dan rutin memantau pertumbuhan anak melalui Posyandu,” ujar Maria.

Ia juga berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan mulai membiasakan pola hidup sehat. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang seperti sayur dan buah yang kaya vitamin menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi serta mencegah dampak buruk dari stunting.

Langkah kaki para mahasiswa ini seirama dengan perjuangan Yeti Da Rato, Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Hebing yang telah lama berbakti di garis depan kesehatan desa.

Setiap bulan, Yeti menghadapi kenyataan berat: rendahnya kesadaran warga datang ke Posyandu, kebiasaan persalinan di luar fasilitas kesehatan, serta masih banyak keluarga yang belum memiliki akses air bersih.

Menurut Yeti, masih ditemukan beberapa anak kurang gizi serta ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis. Selain itu, hasil pemetaan juga menunjukkan masih terdapat rumah tangga yang belum mendapatkan akses air minum bersih serta belum memiliki Jaminan Kesehatan Nasional.

“Kondisi-kondisi inilah yang menjadi dasar bagi kita untuk merumuskan langkah penanganan yang tepat sasaran,” ungkap Yeti.

Kehadiran mahasiswa KKN membawa energi baru bagi Yeti dan para kader. Bersama-sama mereka memperbarui data pemetaan sosial, mendatangi rumah warga, hingga membagikan tablet tambah darah bagi remaja putri.

Semangat muda mahasiswa bertemu ketulusan para kader, dan kolaborasi inilah yang mewujudkan Rembuk Stunting Desa Hebing 2026 pada Senin, 3 Agustus 2026.

Pertemuan di aula desa itu bukan sekadar seremonial. Ruang itu menjadi tempat hangat tempat para pemuda, kader kesehatan, dan aparatur desa menumpahkan harapan, berdiskusi dalam kelompok, serta menandatangani komitmen bersama.

Satu tekad: membebaskan generasi masa depan Desa Hebing dari belenggu stunting.

Baca Juga  BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis

Penulis : Silvester Moan Nurak

Berita Terkait

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan
Sertifikat Legalitas Digenggam, BUM Desa “Sina Rua” Siap Menggebrak
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
Bersinergi Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Unipa Dan KPM Desa Hebing Bergerak Bersama
Peran Mahasiswa KKN Menginspirasi, Bersama KPM Desa Hebing Berjuang Cegah Stunting
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 21 August 2026 - 23:57 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 22:53 WITA

Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan

Thursday, 13 August 2026 - 21:26 WITA

Sertifikat Legalitas Digenggam, BUM Desa “Sina Rua” Siap Menggebrak

Thursday, 13 August 2026 - 11:30 WITA

BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis

Thursday, 13 August 2026 - 11:22 WITA

BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis

Berita Terbaru

HUKRIM

Penyaluran 38 Hand Traktor di Dompu Diduga Diwarnai Pungli

Tuesday, 1 Sep 2026 - 22:09 WITA