Newsline.id — Doti: Tumbal Ilmu Hitam adalah salah satu film horor lokal terbaru yang mencuri perhatian penonton bioskop Indonesia pada Juli 2025. Film ini mengangkat tema ilmu hitam tradisional dari wilayah Indonesia Timur yang dikenal sebagai “doti”. Cerita bermula dari seorang perempuan muda yang mulai diteror oleh kekuatan tak terlihat setelah keluarganya terlibat dalam praktik doti—ilmu gaib yang diyakini bisa menyakiti orang lain. Saat teror demi teror mulai menelan korban, rahasia kelam keluarga pun terungkap.
Film ini menyajikan nuansa horor yang tidak hanya menyeramkan, tetapi juga kental dengan budaya dan kepercayaan lokal. Praktik doti yang berasal dari Maluku dan Papua digambarkan dengan detail melalui simbol-simbol gaib, mantra-mantra kuno, serta ritual gelap yang membangkitkan ketegangan. Penonton diajak merasakan teror bukan hanya dari makhluk tak kasatmata, tapi juga dari trauma turun-temurun, rasa bersalah, dan kutukan yang diwariskan lintas generasi.
Film ini disutradarai oleh salah satu sineas horor ternama Indonesia yang dikenal dengan gaya cerita lambat tapi menghantui. Para pemerannya juga mampu menghidupkan karakter-karakter dengan kuat, mulai dari sang tokoh utama yang terjebak antara dunia nyata dan gaib, hingga tokoh tetua desa yang menyimpan rahasia masa lalu. Akting yang natural dipadu dengan dialog yang minim namun dalam membuat tensi film tetap tinggi dari awal hingga akhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yang membuat Doti: Tumbal Ilmu Hitam berbeda dari film horor kebanyakan adalah keberaniannya mengeksplorasi sisi gelap budaya lokal yang jarang diangkat ke layar lebar. Film ini tidak bergantung pada efek kejut (jump scare), melainkan membangun suasana horor secara perlahan dengan gambar-gambar simbolik, tata suara menyeramkan, dan musik latar bernuansa etnik. Efek practical dan make-up juga digunakan secara efektif untuk memperkuat kesan realistis.
Sejak dirilis, Doti mendapat respons positif dari publik dan pengamat film. Banyak yang mengapresiasi pendekatan film ini dalam menyajikan horor yang lebih “bermakna”, sekaligus memberikan pelajaran sosial mengenai bahaya kebencian dan dendam yang dipelihara. Dalam minggu pertama penayangannya, film ini sukses menembus daftar film terlaris bioskop nasional dan ramai diperbincangkan di media sosial karena keseraman yang terasa “dekat dengan kenyataan”
Doti: Tumbal Ilmu Hitam bukan hanya sekadar film horor menyeramkan—ia juga menjadi cermin kearifan lokal, konflik batin manusia, dan warisan spiritual yang tak terputus. Film ini pantas ditonton oleh pecinta horor yang menginginkan sesuatu yang berbeda dari sekadar penampakan. Doti adalah bukti bahwa horor Indonesia bisa menggali cerita-cerita dalam negeri yang belum banyak tersentuh, dan menyajikannya dengan kualitas yang makin matang. (******)







