Menhan Dampingi Presiden, SPPI Ujung Tombak Pembangunan Nasional

Thursday, 5 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Newsline.id – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dr. Ir. Dadan Hindayana mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, dalam acara Pengarahan kepada Peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3 yang berlangsung di Universitas Pertahanan, Rabu (4/6/2025). Acara ini menandai komitmen serius pemerintah dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan kompeten sebagai motor penggerak pembangunan nasional.

Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3 dimulai sejak 14 April 2025 dan akan berakhir pada pertengahan Juli 2025. Program intensif ini meliputi pendidikan dasar militer dan pelatihan manajerial. Lebih dari tiga puluh ribu siswa mengikuti program ini.

Baca Juga  Pemerintah Ingin Lebih Banyak Konten Lokal Tayang di Netflix

Acara diawali dengan sambutan dari Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Dr. Anton Nugroho. Dalam pidatonya, Dr. Anton Nugroho menyampaikan kehormatan besar atas kunjungan Presiden Prabowo Subianto di kampus Unhan, yang menjadi penyemangat dalam mencetak generasi muda unggul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor Unhan menegaskan bahwa program SPPI adalah tonggak sejarah komitmen Kementerian Pertahanan dalam membentuk generasi muda tidak hanya sebagai komponen cadangan kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan bangsa di bidang gizi, pertanian, manajemen pangan, dan pemberdayaan masyarakat desa. SPPI diharapkan dapat mendukung pertahanan negara, menggerakkan ekonomi masyarakat lokal, dan mengatasi persoalan stunting dan gizi buruk.

Baca Juga  Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam arahannya menyampaikan pentingnya program SPPI dan menekankan bahwa para peserta SPPI adalah anak-anak muda Indonesia yang akan menjadi ujung tombak pemerintah dalam menggerakkan pembangunan nasional, khususnya di daerah-daerah terpencil.

Program makan bergizi gratis, yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah, disebut Presiden sebagai solusi strategis untuk mengatasi masalah stunting dan gizi buruk di Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan untuk anak-anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, dengan harapan dapat mewujudkan Sumber Daya Manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Di akhir pengarahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kepada para peserta SPPI untuk senantiasa menjaga semangat, saling mengisi, mendorong, dan memperkuat cinta Tanah Air. Ditegaskan bahwa bangsa ini membutuhkan putra-putri patriotik yang rela berkorban demi kemajuan Indonesia. (*)

Baca Juga  Layanan AHU Lebih Dekat ke Masyarakat

 Sumber : Kementerian pertahanan

Berita Terkait

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni
Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 07:35 WITA

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 09:44 WITA

Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Berita Terbaru

Jefry Rumampuk, Jurnalis Korban Pembacokan beberapa tahun lalu

Gorontalo

Korban Pembacokan Jurnalis Minta Rusli Habibie Buka Suara

Tuesday, 9 Jun 2026 - 08:54 WITA