BSKDN Kemendagri Apresiasi Praktik Diagnostik BUMD DKI Jakarta

Friday, 25 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BSKDN Kemendagri Apresiasi Praktik Diagnostik BUMD DKI Jakarta

BSKDN Kemendagri Apresiasi Praktik Diagnostik BUMD DKI Jakarta

Jakarta, Newsline.id- Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menyoroti pentingnya perbaikan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai bagian dari penguatan kinerja pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Lingkungan BSKDN dalam Rangka Membina BUMD yang Bertujuan untuk Mewujudkan Penguatan Ekonomi Daerah.

Dalam sambutanya, Yusharto menekankan, tata kelola yang unggul tidak hanya berbasis regulasi, tetapi juga pada kemampuan daerah dalam membaca kondisi riil BUMD secara objektif dan menyeluruh. Salah satu pendekatan yang diapresiasi oleh BSKDN adalah langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menerapkan praktik diagnostik terhadap seluruh BUMD yang ada.

Menurutnya, diagnostik terhadap BUMD merupakan langkah penting guna memperkuat fondasi tata kelola yang sehat dan adaptif. “Ini adalah upaya konkret yang bisa menjadi rujukan kita bersama,” Ungkap Yusharto di Command Centre BSKDN pada Selasa 22 Juli 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi BUMD di sejumlah daerah. Mulai dari lemahnya tata kelola perusahaan, minimnya pengawasan internal, kurangnya pembinaan dari pemerintah, hingga rendahnya tingkat kepatuhan terhadap regulasi. Ia menilai, berbagai permasalahan tersebut dapat menghambat potensi BUMD dalam memberikan kontribusi maksimal terhadap perekonomian daerah.

Berdasarkan evaluasi dan kajian yang telah dilakukan, terdapat sejumlah permasalahan mendasar yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, lemahnya tata kelola BUMD yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Kedua, lemahnya fungsi pengawasan internal. Ketiga, minimnya pembinaan dan pengawasan dari pemerintah daerah maupun pusat, Keempat, lemahnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Baca Juga  Gakkum Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Klapanunggal, Bogor

Untuk itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci penting untuk mengatasi persoalan tersebut. Ia menekankan bahwa SDM yang adaptif, profesional, dan memiliki visi pembangunan jangka panjang merupakan fondasi utama dalam membina BUMD yang tangguh dan berdaya saing.

“Tantangan-tantangan tersebut hanya bisa diatasi jika kita memiliki sumber daya manusia yang adaptif, profesional, dan memiliki visi pembangunan ekonomi jangka panjang. Di sinilah pentingnya kegiatan peningkatan kapasitas SDM seperti yang kita selenggarakan hari ini,” kata Yusharto.

Sejalan dengan itu, Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat menjelaskan, praktik diagnostik yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta merupakan upaya untuk mengidentifikasi permasalahan struktural, operasional, maupun manajerial dalam tubuh BUMD. Dia menegaskan, upaya ini menjadi landasan strategis bagi Pemprov DKI dalam mengambil keputusan pembinaan, transformasi bisnis, hingga penataan ulang kepengurusan.

Baca Juga  Wamen ATR: Tanah Bukan Sekadar Aset, Tapi Sumber Kesejahteraan

Selain itu, dia mengatakan, diagnostik tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan status rasio kesehatan BUMD, memperkuat tata kelola, menciptakan kepengurusan yang profesional, serta mendorong inovasi dan diferensiasi model bisnis agar lebih kompetitif. “Tahun ini kami melakukan semacam diagnostik kepada seluruh BUMD untuk memastikan kira-kira ada masalah yang harus kita selesaikan,” ungkap Syaefuloh.

Adapun BSKDN melihat inisiatif tersebut sebagai bagian dari semangat reformasi kelembagaan di daerah. Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan inovasi dalam pengelolaan BUMD. Berikutnya, BSKDN juga mendorong daerah lain untuk menerapkan pendekatan diagnostik serupa, agar tata kelola BUMD di masing-masing daerah dapat terus membaik dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan ekonomi daerah.(*)

Sumber : Kementerian Dalam Negeri

Berita Terkait

Polres Lampung Tengah Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3
Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung
Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni
Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 11 July 2026 - 21:06 WITA

Polres Lampung Tengah Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3

Friday, 10 July 2026 - 06:38 WITA

Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung

Tuesday, 2 June 2026 - 07:35 WITA

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 09:44 WITA

Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget

Berita Terbaru

Daerah

Pilot AMA Air Dievakuasi, TNI Terbangkan Jenazah ke Jakarta

Friday, 3 Jul 2026 - 15:37 WITA