Menteri Ekraf Jajaki Kolaborasi dengan Peruri, Aktivasi Creative Hub Buka Lapangan Kerja

Wednesday, 30 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ekraf Jajaki Kolaborasi dengan Peruri, Aktivasi Creative Hub Buka Lapangan Kerja

Menteri Ekraf Jajaki Kolaborasi dengan Peruri, Aktivasi Creative Hub Buka Lapangan Kerja

Jakarta, Newsline.id  – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) menjajaki kolaborasi dengan Peruri. Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mengatakan aktivasi creative hub bisa dilakukan sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf – Menteri Ekraf Teuku Riefky menerima kunjungan Direktur Peruri Dwina Septiani Wijaya, peluang aktivasi Creative Hub dengan Peruri, Jakarta, Selasa (29/06/2025).

“Kementerian Ekraf bersama Peruri bisa merancang creative hub dan aktivasi kolaborasi kreatif yang mampu mendukung pertumbuhan pegiat ekraf. Dengan demikian kita bisa menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong hilirisasi, dan memberi kenaikan nilai tambah bagi masyarakat,” ucap Menteri Ekraf Teuku Riefky ketika menerima kunjungan Direktur Peruri Dwina Septiani Wijaya beserta jajaran di Gedung Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta pada Selasa, 29 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran Peruri dalam menghadirkan creative hub dan pusat kegiatan komunitas yang inovatif telah terbukti saat berhasil lakukan optimalisasi aset dari Gudang Peruri menjadi M Bloc Space. Menteri Ekraf Teuku Riefky menekankan penyediaan creative hub akan memunculkan kolaborasi melalui pendekatan hexahelix sebagai bentuk penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang sesuai dengan arah kebijakan ekraf berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

Baca Juga  Menteri Agus Tekankan Jajaran Imipas Laksanakan Pelayanan PRIMA

“Apalagi Peruri sebetulnya sudah punya core competency dalam hal autentikasi,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Menteri Ekraf Teuku Riefky juga memaparkan filosofi Kementerian Ekraf yang diharapkan bisa mengorkestrasikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi. Apalagi Kementerian Ekraf sudah memiliki 8 program unggulan ASTA EKRAF seperti Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infra Ekraf, Sinergi Ekraf, Pasar Ekraf, Dana Ekraf, dan Ekraf Kaya.

“Pendekatan kolaborasi hexahelix akan terus digencarkan karena Kementerian Ekraf sudah punya mitra lebih dari 160 asosiasi dan komunitas yang saling terhubung. Kita bisa memunculkan suatu bentuk Intellectual Property (IP) karakter yang punya hak kekayaan intelektual sehingga industri kreatif bisa disokong hilirisasinya. Ketika hilirisasi terjadi, komersialisasi semakin baik dan daya saing para pegiat ekraf makin kompetitif,” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Baca Juga  Game Bisa Bikin Kaya? Dunia eSports Jawabannya

Oleh karena itu, salah satu bentuk untuk akselerasi IP lokal yaitu dengan autentikasi dan aktivasi pada creative hub yang dimiliki Peruri. Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga Rian Syaf juga menambahkan tantangan-tantangan dalam industri kreatif harus memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Gap atau tantangan paling besar yang terjadi saat ini yaitu cultural impact tidak berbanding lurus dengan economic return. Kata kunci untuk memunculkan semua hal-hal kreatif dari IP lokal yaitu autentikasi supaya awareness terhadap kekayaan intelektual bisa lebih autentik. Kementerian Ekraf bisa menjadi konektor terhadap Peruri dalam hal transformasi digital nantinya,” imbuh Rian Syaf.

Baca Juga  UMKM Merauke Melesat, Peluang Besar di Tengah Tantangan

Sebenarnya Peruri mengembang tanggung jawab yang diberi kewenangan oleh pemerintah untuk mencetak uang rupiah dan dokumen penting lain milik negara. Seiring dengan perkembangan teknologi, Peruri menyadari harus melakukan transformasi digital dan punya passion untuk menjaga sistem keuangan sebagai prasyarat bagi pertumbuhan subsektor ekonomi kreatif.

“Paparan yang luar biasa mengenai strategi pengembangan ekonomi kreatif yang sangat komprehensif dan terstruktur sehingga kita punya cita-cita bersama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan sumber daya dan konten yang sangat kaya. Fokus Kementerian Ekraf untuk me-monetize dan menjadi akselerator tentu memberi kepercayaan diri bagi Peruri supaya bisa berkolaborasi melalui transformasi digital dan perlindungan terhadap IP. Sebab Peruri memiliki produk dan creative hub yang memang bisa dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan ekosistem ekonomi kreatif,” jelas Dwina Septiani Wijaya.(**)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Usaha Tanpa Papan Nama: Menangkap Denyut Ekonomi “Ghaib” di Balik Layar Genggam
Menjaring Ekonomi di Atas Matras Muaythai: Cerita Nicolaas Balagaize Menyongsong Sensus Ekonomi 2026
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data
Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Thursday, 14 May 2026 - 09:32 WITA

Usaha Tanpa Papan Nama: Menangkap Denyut Ekonomi “Ghaib” di Balik Layar Genggam

Monday, 11 May 2026 - 19:13 WITA

Menjaring Ekonomi di Atas Matras Muaythai: Cerita Nicolaas Balagaize Menyongsong Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru

Jakarta

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Film Pesta Babi

Jakarta

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA