MERAUKE, Newsline.id – Kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah membuahkan hasil manis bagi atlet Muaythai Kabupaten Merauke. Lima atlet berhasil mengharumkan nama Papua Selatan dengan mempersembahkan lima medali dalam Kejuaraan Standing Fight dan Muaythai Open Tournament Piala Goldy Heart Fighting Camp 2026 yang berlangsung di Diana Mall Lantai 2 (Hall), Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada 13–14 Juli 2026.
Kejuaraan tersebut diikuti atlet-atlet dari berbagai daerah di Tanah Papua, yakni Mimika dan Nabire (Papua Tengah), Biak (Papua), Merauke (Papua Selatan), serta Yahukimo (Papua Pegunungan).
Meski baru pertama kali tampil dalam ajang terbuka, atlet-atlet Merauke mampu menunjukkan mental juara dengan menghadapi lawan-lawan tangguh dan berpengalaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lima atlet yang sukses mengukir prestasi tersebut adalah Gustaf Adolof S. Mahuze yang meraih medali perak pada kelas Senior Elite 63,5 kilogram, Arnoldus Hilarius Charlie Yussi peraih medali perak kelas Senior Elite 67 kilogram, Rizky Afzal Yamsehu peraih medali perak kelas Senior Elite 57 kilogram, Rasya Ahmad Kurniawan peraih medali perunggu kelas Senior 51 kilogram, serta Michael Garicoits Leuwayang yang meraih medali perunggu pada kelas Senior 60 kilogram.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda Merauke memiliki potensi besar untuk bersaing di level regional bahkan nasional apabila mendapatkan pembinaan yang berkesinambungan.
Keberhasilan tersebut tidak lahir secara instan. Di balik setiap medali terdapat latihan yang panjang, pengorbanan waktu, tenaga, dan semangat juang yang luar biasa. Sebagian besar lawan yang mereka hadapi merupakan atlet berpengalaman, termasuk personel TNI yang telah memiliki jam terbang tinggi di dunia Muaythai. Namun hal itu tidak menyurutkan tekad para atlet Merauke untuk memberikan penampilan terbaik hingga berhasil naik podium.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran berbagai pihak yang selama ini memberikan dukungan kepada para atlet.
Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada Jois Dumatubun, pemilik Adis Training Camp di Jalan Sumatera, Merauke, yang dengan dedikasi tinggi terus membina dan melatih para atlet hingga mampu berprestasi di ajang resmi.
Ucapan terima kasih juga layak disampaikan kepada Dominikus Ulukyanan, Anggota DPR Kabupaten Merauke, yang memberikan bantuan transportasi sehingga para atlet dapat mengikuti kejuaraan di Timika.
Penghargaan yang tak kalah besar juga patut diberikan kepada para orang tua atlet. Dukungan, doa, pengorbanan, serta kepercayaan yang mereka berikan menjadi kekuatan utama bagi putra-putri mereka untuk terus berlatih dan berani membawa nama Merauke serta Papua Selatan di arena pertandingan.
Prestasi lima medali ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Merauke untuk semakin mencintai olahraga, khususnya Muaythai, sekaligus menjadi penyemangat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun pembinaan olahraga yang lebih baik di Papua Selatan.
Lima medali mungkin hanya terlihat sebagai angka. Namun di baliknya tersimpan kisah tentang kerja keras, disiplin, pengorbanan, serta mimpi anak-anak Merauke yang berhasil membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah. Prestasi ini adalah milik seluruh masyarakat Papua Selatan.








