MIMIKA,newsline.id – Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Kapten Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban dalam insiden pembakaran pesawat di Bandara Perintis Balingga, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Proses evakuasi berlangsung pada Jumat (3/7/2026) setelah sempat tertunda akibat cuaca buruk.
Jenazah diterbangkan menggunakan helikopter milik TNI dari Balingga menuju Timika dan tiba di Rumah Sakit TK IV Timika sekitar pukul 08.00 WIT. Selanjutnya, jenazah dijadwalkan diterbangkan ke Jakarta sebelum diserahkan Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah Amerika Serikat dan pihak keluarga.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menjelaskan bahwa rencana evakuasi sebenarnya telah disiapkan sehari sebelumnya. Namun, kondisi cuaca yang tidak memungkinkan membuat operasi baru dapat dilaksanakan pada Jumat pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harusnya kemarin kalau cuaca bagus, kami melaksanakan evakuasi, tetapi cuaca tidak mendukung sehingga evakuasi baru dilaksanakan pada pagi hari ini,” ujar Lucky dalam konferensi pers di Rumah Sakit TK IV Timika.
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Kapten Nicholas F. Goselin yang tengah menjalankan misi pelayanan penerbangan bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
“Pertama-tama saya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum yang menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat di Balingga. Kami mengutuk keras kejadian ini,” tegasnya.
Lucky menjelaskan proses evakuasi dilakukan menggunakan helikopter TNI dengan melibatkan personel terbaik. Setelah mengevakuasi jenazah dari Balingga, helikopter melakukan pengisian bahan bakar di Wamena sebelum melanjutkan penerbangan menuju Timika.
“Proses evakuasi menggunakan alutsista TNI berjalan dengan aman dan baik. Setelah refueling di Wamena, kami kembali ke Timika dengan selamat,” katanya.
Menurutnya, kondisi jenazah masih dalam keadaan baik meski ditemukan sejumlah luka. Atas permintaan keluarga, jenazah tidak menjalani tindakan medis di Timika agar visum maupun autopsi dapat dilakukan di Jakarta.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak maskapai. Atas permintaan keluarga, jenazah dibawa dalam keadaan utuh agar visum atau autopsi dapat dilaksanakan di Jakarta,” ujarnya.
Selain proses evakuasi jenazah, Lucky memastikan seluruh tujuh penumpang yang berada dalam manifes penerbangan berhasil selamat. Mereka merupakan warga lokal dan telah kembali ke rumah masing-masing.
“Ketujuh penumpang semuanya warga lokal dan sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Kami juga berterima kasih kepada tokoh adat dan tokoh agama di Balingga yang membantu mengamankan para penumpang serta mendukung proses evakuasi sehingga berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.
TNI menegaskan akan terus meningkatkan pengamanan di wilayah Papua guna menjamin keselamatan masyarakat serta mendukung kelancaran pelayanan dan pembangunan di daerah. Sementara itu, jenazah Kapten Nicholas F. Goselin dijadwalkan diberangkatkan ke Jakarta pada Jumat setelah seluruh proses administrasi dan kesiapan penerbangan rampung.(kv)








