Antropolog Australian National University Ulas Pendekatan Lintas Agama untuk Dakwah Ekologis Masjid

Sunday, 15 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antropolog Australian National University Ulas Pendekatan Lintas Agama untuk Dakwah Ekologis Masjid

Antropolog Australian National University Ulas Pendekatan Lintas Agama untuk Dakwah Ekologis Masjid

Bogor, Newsline.id  — Antropolog Australian National University, Eva Fahrun Nisa Amrullah mengulas pentingnya pendekatan lintas agama dalam memperkuat dakwah ekologis di masjid. Pendekatan ini diyakini dapat membuka wawasan umat dalam menjaga kelestarian alam secara lebih menyeluruh.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion Pembinaan Dakwah Ekologis Masjid. Kegiatan ini digelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama di Bogor, Sabtu (14/6/2025).

“Berbagai agama telah memberi perhatian serius terhadap isu lingkungan sejak lama. Al-Qur’an dan Al-Kitab sama-sama menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi, dengan mandat untuk memelihara keseimbangan alam,” ujarnya.

Selain itu, Eva juga mengutip dokumen Laudato Si’ yang diterbitkan Paus Fransiskus pada 2015. Dokumen tersebut menekankan teologi dan ekologi sebagai satu kesatuan, di mana bumi diposisikan sebagai saudara atau ibu yang menjaga dan menyediakan kehidupan bagi manusia.

Menurut Eva, pandangan agama-agama tersebut seharusnya dapat menjadi pijakan untuk mendorong perubahan perilaku umat dalam berinteraksi dengan alam. Pendekatan lintas agama pun diharapkan mampu memperkuat pesan dakwah ekologis yang inklusif dan relevan dengan tantangan zaman.

Eva juga mengulas persoalan kelebihan penduduk yang sering disalahartikan sebagai penyebab utama krisis iklim. Ia mengutip pendapat ahli yang mengungkap bahwa pola konsumsi negara-negara maju justru memberi tekanan lebih besar pada lingkungan dibandingkan dengan jumlah penduduk di negara berkembang.

Baca Juga  Festival Anak Indonesia Hebat 2025, Fatma Saifullah Dorong Kolaborasi Semesta untuk Pemenuhan Hak Anak

Ia menjelaskan, sepuluh persen populasi terkaya di dunia berkontribusi hampir setengah dari total emisi karbon global. Sementara itu, kelompok masyarakat miskin justru lebih banyak menjadi korban dampak kerusakan lingkungan tanpa memiliki kuasa yang memadai.

Untuk itu, Eva menekankan perlunya dakwah ekologis yang berkeadilan, dengan menyentuh aspek distribusi kekayaan, kekuasaan, dan akses sumber daya. “Masjid dapat menjadi lokomotif perubahan perilaku umat menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, serta menghargai bumi sebagai rumah bersama,” pungkasnya. (******)

Sumber : Kementerian Agama RI

Berita Terkait

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI
Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur
Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025
Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial
Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar
Penundaan Pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026: Apa Sebabnya?
Hari Anak Sedunia 2025: Mengingatkan Dunia untuk Mendengar Suara Anak
Warga Lumajang Berpindah ke Zona Aman Usai Aktivitas Semeru Meningkat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 13:40 WITA

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI

Sunday, 30 November 2025 - 13:22 WITA

Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur

Wednesday, 26 November 2025 - 16:49 WITA

Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025

Wednesday, 26 November 2025 - 15:27 WITA

Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial

Saturday, 22 November 2025 - 15:59 WITA

Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar

Berita Terbaru

Foto : Istimewa

Tekno

Teknologi Kamera Mobile yang Semakin Canggih: Apa Bedanya?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:21 WITA

Foto : Istimewa

Tekno

Perbandingan HP Flagship: Mana yang Paling Powerful di 2025?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 16:02 WITA

Foto : Istimewa

Hiburan

Tren Game Online 2025: Apa yang Paling Banyak Dimainkan?

Tuesday, 2 Dec 2025 - 15:35 WITA

Foto : Istimewa

OLAHRAGA

Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari bagi Tubuh

Tuesday, 2 Dec 2025 - 14:40 WITA