68 Ribu Ikan Sapu-Sapu Ditangkap di Jakarta

Friday, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

68 Ribu Ikan Sapu-Sapu Ditangkap di Jakarta (Foto: Istimewah)

68 Ribu Ikan Sapu-Sapu Ditangkap di Jakarta (Foto: Istimewah)

JAKARTA,newsline.id – Sebanyak 68.880 ekor ikan sapu-sapu dengan total berat hampir 7 ton berhasil ditangkap secara serentak di lima wilayah DKI Jakarta. Penangkapan ini dilakukan sebagai langkah pengendalian populasi ikan invasif yang dinilai merusak ekosistem perairan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, menyebutkan total tangkapan mencapai sekitar 6,98 ton dari berbagai titik di ibu kota.

“Berdasarkan data yang dihimpun, total ikan sapu-sapu yang ditangkap mencapai 68.880 ekor dengan berat sekitar 6,98 ton,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah Jakarta Selatan menjadi lokasi dengan hasil tangkapan terbesar, yakni 63.600 ekor dengan berat mencapai 5,3 ton. Penangkapan dipusatkan di kawasan Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kecamatan Jagakarsa.

Baca Juga  470 Ribu Warga Mendadak Masuk Daftar Bansos, Kemensos Bongkar Penyebabnya

Sementara itu, di Jakarta Timur tercatat 4.128 ekor ikan dengan berat 825,5 kilogram yang ditangkap di 10 titik kecamatan. Di Jakarta Pusat, petugas mengamankan 536 ekor dengan berat 565 kilogram dari tujuh titik lokasi.

Untuk wilayah Jakarta Utara, sebanyak 545 ekor ikan dengan berat 271 kilogram berhasil ditangkap di kawasan Kelapa Gading Barat. Adapun di Jakarta Barat, tercatat 71 ekor ikan dengan berat 17 kilogram yang diamankan dari Kali Anak TSI, Cengkareng.

Hasudungan menegaskan, operasi ini merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta. Ikan sapu-sapu diketahui sebagai spesies invasif yang dapat merusak habitat alami dan mengganggu populasi ikan lokal.

Baca Juga  Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial

“Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah pengendalian populasi demi menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif
BBCA Terseret Aksi Jual Asing, Rontok 32% Tapi Analis Tetap Optimistis
Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998
Rupiah Jebol Rp17.669, Pasar RI Mulai Panik
Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Berita ini 26 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 19 May 2026 - 13:25 WITA

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Tuesday, 19 May 2026 - 07:15 WITA

BBCA Terseret Aksi Jual Asing, Rontok 32% Tapi Analis Tetap Optimistis

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 09:44 WITA

Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget

Berita Terbaru

Merauke

Ketika Tanah Adat Papua Dibuka untuk Proyek Raksasa

Wednesday, 20 May 2026 - 08:28 WITA

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Ekonomi

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Tuesday, 19 May 2026 - 13:25 WITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Ekonomi

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA