Newsline.id — Di era digital, banyak orang terbiasa begadang sambil scroll media sosial hingga larut malam. Awalnya sekadar ingin “cek sebentar”, tahu-tahu waktu sudah lewat tengah malam. Tanpa disadari, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan—termasuk meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Apa Hubungan Begadang dan Diabetes?
Tidur yang cukup adalah kunci untuk menjaga metabolisme tubuh tetap seimbang. Saat begadang:
-
Kadar hormon insulin jadi terganggu, sehingga tubuh sulit mengatur gula darah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Hormon stres (kortisol) meningkat, memicu resistensi insulin.
-
Pola makan pun ikut berantakan: muncul keinginan ngemil malam yang manis atau berlemak.
Efek Scroll HP Sebelum Tidur
Cahaya biru dari layar HP memperburuk kualitas tidur karena:
-
Menekan produksi melatonin (hormon tidur).
-
Menyebabkan tidur menjadi dangkal dan tidak nyenyak.
-
Memicu gangguan tidur kronis, yang berisiko memicu obesitas dan diabetes.
Risiko Jangka Panjang
Jika kebiasaan ini terus berlanjut:
-
Gula darah cenderung naik.
-
Berat badan mudah meningkat.
-
Risiko pra-diabetes atau diabetes tipe 2 makin besar, bahkan di usia muda.
Tips Mencegah:
-
Batasi screen time 1 jam sebelum tidur.
-
Tidur cukup 7–8 jam per malam.
-
Gunakan mode malam di HP untuk kurangi cahaya biru.
-
Jangan ngemil sembarangan saat begadang.
-
Periksa gula darah secara berkala jika punya riwayat keluarga.
Kesimpulan
Scroll HP sambil begadang mungkin terasa sepele, tapi jika menjadi kebiasaan, risikonya serius. Yuk, ubah pola hidup jadi lebih sehat—karena diabetes tak kenal usia, tapi bisa dicegah sejak dini. (**********)








