Masyarakat Desa Juwok Sragen Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Thursday, 19 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Desa Juwok Sragen Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Masyarakat Desa Juwok Sragen Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

SRAGEN, Newsline.id – Bantuan sarana air bersih yang dibangun atas inisiasi Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) membuat warga Desa Juwok tak lagi kesulitan air bersih. Warga masyarakat di Desa Juwok kecamatan Sukodono, Sragen, Jawa Tengah, kini tak lagi bergantung pada pasokan air bersih melalui mobil tangki.

“Saat kesulitan mendapatkan air bersih di musim kemarau, kami mendapatkan air bersih melalui mobil tangki air bantuan dari pemerintah. Dengan adannya bantuan ini kami akan lebih mudah mendapatkan air bersih tidak lagi melalui mobil tangki,” kata Evi (42 tahun), seorang ibu rumah tangga, warga Desa Kedungpring yang masih berbatasan dengan Desa Juwok Sragen.

Dwi Sulistyawan (33 th) seorang warga yang berprofesi sebagai seorang petani turut mengungkapkan kebahagiaannya usai desa mereka menerima bantuan sarana air bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Desa kami sering mengalami kekeringan, terakhir tahun lalu bulan Agustus hingga November 2024 kemarin, empat desa mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, dengan adanya bantuan ini tentunya kesulitan ini tidak akan terjadi lagi,” ungkap Dwi.

Baca Juga  Foto Raja Juli Antoni Main Domino dengan Tersangka Viral, Ini Penjelasannya

Kesulitan mendapatkan air bersih terjadi hampir di seluruh Desa sekitar Desa Juwok Sragen lokasi di mana Seruni KMP memberikan bantuan sarana air bersih. Kesulitan dalam mendapatkan akses air bersih karena wilayah ini termasuk daerah sulit air dengan kategori rendah hingga sedang. Diharapkan bantuan sarana air bersih dapat menjadi solusi permanen masyarakat mendapatkan akses air bersih dan tidak lagi mengandalkan mobil tangki bantuan pemerintah.

Pembina Seruni KMP Selvi Gibran Rakabuming mengapresiasi bantuan sarana air bersih untuk masyarakat Desa Juwok.

“Air merupakan salah satu elemen penting dalam kehidupan kita. Bantuan sarana air bersih yang kita berikan ini semoga dapat menjadi solusi bagi masyarakat Sragen yang selama ini kesulitan air bersih,” ujar Selvi yang merupakan Pembina Seruni Kabinet Merah Putih di acara Peresmian Fasilitas Sumber Air Bersih, Sanitasi dan Program Pencegahan Stunting di Sragen, Selasa (17/6).

Baca Juga  Ditemui Menteri Bahlil, Masyarakat Pulau Gag Minta Penambangan Nikel Dilanjutkan

Berdasarkan keterangan warga, wilayah Sragen Jawa Tengah sering mengalami kekeringan, disebabkan oleh curah hujan yang rendah dan tidak adanya sumber mata air primer karena termasuk wilayah gunung kapur.

“Fasilitas sarana air bersih ini merupakan hasil kolaborasi antar kementerian dan lembaga dalam rangka memberikan solusi air bersih untuk masyarakat Desa Juwok yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air bersih karena kondisi geografisnya”, ucap Sri Bahlil , selaku Ketua Bidang 4 Seruni KMP.

Sesuai dengan program kerja Seruni KMP, salah satu upaya penanggulangan kemiskinan adalah penyediaan sarana prasarana air bersih. Berdasarkan hasil Tim Survei Badan Geologi Kementerian ESDM untuk wilayah Sragen teridentifikasi 47 titik lokasi yang dinyatakan kekeringan (meliputi 21 desa). Namun dari hasil kajian Badan Geologi di lokasi tersebut, hanya 16 titik yang dapat dilakukan pengeboran air tanah.

Groundbreaking sumur bor pertama dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2025 di Desa Juwok dengan kedalaman 70 meter berkapasitas 2 HP (Horsepower) dengan debit air sebanyak 1,76 liter/detik. Air hasil pompa dari sumur bor ini telah dinyatakan baik dan layak secara kimia dan fisika untuk dipergunakan sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.

Baca Juga  Menpora Dito Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo: 10 Bulan Penuh Karya, Kerja dan Prestasi

“Berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pembuatan pipa air ke rumah warga telah dilaksanakan sebanyak 5 rumah yang berada di sekitar sumur bor Desa Juwok. Kementerian PU juga akan menyelesaikan jalur pipa tersebut dalam kurun waktu empat bulan kedepan di sepanjang 15 titik sumur bor,” terang Sri.

Selanjutnya Ia berharap agar bantuan fasilitas sarana air bersih ini dapat dijaga dan dirawat agar pemanfaatannya dapat berjalan lebih lama. “Pemerintah Pusat telah memberikan bantuan ini ke daerah, kita berharap dapat bantu menjaga agar tidak terjadi kerusakan agar bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh warga masyarakat yang membutuhkan lebih lama,”tutup Sri. (******)

Sumber : Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral

Berita Terkait

Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Digelar Usai Ramadan
Jaksa Agung Ultimatum, Jangan Sentuh Kades Sembarangan
30 Ribu Lowongan Dibuka, Begini Cara Daftar Koperasi Merah Putih
Gaji ke-13 ASN Tanpa Potongan, Cair Juni 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Duka Mendalam, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
68 Ribu Ikan Sapu-Sapu Ditangkap di Jakarta
Bansos PKH BPNT April 2026 Cair, Ini Nominalnya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 23 April 2026 - 13:10 WITA

Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Digelar Usai Ramadan

Monday, 20 April 2026 - 18:16 WITA

Jaksa Agung Ultimatum, Jangan Sentuh Kades Sembarangan

Sunday, 19 April 2026 - 12:06 WITA

30 Ribu Lowongan Dibuka, Begini Cara Daftar Koperasi Merah Putih

Sunday, 19 April 2026 - 11:19 WITA

Gaji ke-13 ASN Tanpa Potongan, Cair Juni 2026

Saturday, 18 April 2026 - 11:53 WITA

Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400

Berita Terbaru

Robot Kurir (Foto: AI)

Tekno

Kurir Online Terancam, Robot dan Drone Siap Ambil Alih

Saturday, 25 Apr 2026 - 20:25 WITA

Jakarta

Rakornas Muaythai Indonesia Hasilkan Sejumlah Keputusan Penting

Saturday, 25 Apr 2026 - 07:49 WITA

Jayawijaya

HUT PI KE 72 TAHUN MENYATUKAN SETIAP HATI MASYARAKAT LEMBAH BALIEM

Friday, 24 Apr 2026 - 12:33 WITA

Kantor PDAM Dompu (Foto: Istimewah)

Dompu

Anggaran Kaporit Disorot, PDAM Dompu Diserang Kritik

Thursday, 23 Apr 2026 - 20:37 WITA