Dinilai Strategis, Menaker Dorong Delegasi Indonesia Tunjukkan Jati Diri Bangsa di ILC ke-113

Wednesday, 28 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinilai Strategis, Menaker Dorong Delegasi Indonesia Tunjukkan Jati Diri Bangsa di ILC ke-113

Dinilai Strategis, Menaker Dorong Delegasi Indonesia Tunjukkan Jati Diri Bangsa di ILC ke-113

Jakarta, Newsline.id — Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, yang juga Ketua Delegasi Indonesia pada International Labour Conference (ILC) ke-113 di Jenewa, Swiss, menegaskan pentingnya peran delegasi tripartit Indonesia sebagai duta bangsa dalam forum ketenagakerjaan global.

Hal tersebut disampaikan Menaker dalam Rapat Koordinasi Delegasi Tripartit Indonesia yang digelar di Jakarta, Senin (26/5/2025), sebagai persiapan menjelang ILC ke-113 yang akan berlangsung pada 2 hingga 13 Juni 2025 di Kantor Pusat ILO dan Kantor PBB di Jenewa, Swiss.

Konferensi ILC tahun ini mengangkat tema “Advancing Social Justice: Reshaping The Future of Work in a Polarized World,” yang menekankan pentingnya solidaritas global dalam menghadapi ketimpangan dan perubahan dunia kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menaker menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, dunia menaruh perhatian besar pada Indonesia, terutama karena kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Banyak negara ingin bertemu langsung dengan Presiden untuk melihat kemajuan pembangunan nasional.

Baca Juga  Mobil Keluarga dengan Bagasi Terluas Tahun Ini

Menurut Menaker, kehadiran Indonesia di ILC menjadi peluang strategis untuk menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa ini layak mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. Ia menyebut delegasi harus tampil sebagai perwakilan dari bangsa besar yang sedang menuju negara maju.

Ia menekankan bahwa meski berasal dari unsur pemerintah, serikat pekerja, dan pengusaha, seluruh delegasi membawa satu nama yaitu Indonesia. Karena itu, setiap perwakilan harus menjunjung tinggi nilai-nilai Indonesia.

“Dalam proses di ILC, kita mungkin berbeda suara sesuai peran masing-masing, tetapi tetap dalam bingkai Indonesia. Kita jalani diskusi, argumentasi, hingga voting dengan karakter khas kita sebagai bangsa besar,” ujar Menaker.

Baca Juga  Semarakkan HUT RI ke-80, Ditjenpas Kembali Gelar IPPAFest

Ia juga menekankan pentingnya nilai musyawarah mufakat sebagai fondasi dari Pancasila. Menurutnya, nilai-nilai ini harus dibawa ke forum internasional untuk menunjukkan bahwa Indonesia punya budaya yang bisa menjadi contoh bagi dunia.

“Di mana-mana saya selalu bicara bahwa hubungan industrial itu tidak cukup dijawab dengan teori atau regulasi, tetapi dijawab bahwa itulah jati diri bangsa. Bagaimana kepedulian itu ada, bagaimana kita punya cita-cita bersama melampaui visi entitas perusahaan atau kepentingan entitas perusahaan atau kelompok, tetapi kita harus maju bersama, yakni buruhnya sejahtera, perusahaannya maju, dan kemudian nagarnya juga akan sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu, Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker sekaligus Wakil Ketua Delegasi, Indah Anggoro Putri, melaporkan bahwa delegasi Indonesia terdiri atas 96 orang, yakni 37 dari pemerintah, 43 dari serikat pekerja, dan 16 dari kalangan pengusaha. Indonesia merupakan 1 dari 187 negara yang akan hadir pada ILC tersebut.

Baca Juga  Kendaraan Truk Sumbu 3 Dialihkan Masuk Tol Gandulan untuk Mengurangi Kemacetan,

Indah lebih lanjut mengatakan, dalam ILC ke-113, Indonesia akan mengusung empat agenda prioritas. Pertama, agenda standard-setting yang mencakup penetapan norma ketenagakerjaan baru terkait pekerjaan layak dalam ekonomi platform dan perlindungan terhadap bahaya biologis di tempat kerja. 

Kedua, agenda general discussion mengenai transisi pekerja dari sektor informal ke sektor formal. Ketiga, pembahasan mengenai amandemen Konvensi Maritim 2006 (Maritime Labour Convention/MLC 2006). Keempat, isu strategis berupa masukan delegasi tripartit Indonesia untuk World Social Summit 2025. (********)

Sumber : kementerian Ketenagakerjaan RI

Berita Terkait

TNI Klarifikasi Video Viral Pria Berseragam Cegat Kapal Bantuan di Aceh: Bukan Aksi GAM
Libur Akhir Tahun 2025: Jadwal Libur Sekolah, Tanggal Merah, dan Cuti Bersama
Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI
Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur
Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025
Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial
Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar
Penundaan Pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026: Apa Sebabnya?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 9 December 2025 - 13:32 WITA

Libur Akhir Tahun 2025: Jadwal Libur Sekolah, Tanggal Merah, dan Cuti Bersama

Sunday, 30 November 2025 - 13:40 WITA

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI

Sunday, 30 November 2025 - 13:22 WITA

Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur

Wednesday, 26 November 2025 - 16:49 WITA

Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025

Wednesday, 26 November 2025 - 15:27 WITA

Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial

Berita Terbaru