BRI Salurkan KUR Rp130 Triliun di 2025, Pertanian Jadi Sektor Terbesar

Sunday, 26 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

newsline.id — PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus memperkuat dukungannya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir September 2025, total KUR yang disalurkan BRI mencapai Rp130,2 triliun kepada 2,84 juta debitur, atau sekitar 74,4% dari total alokasi KUR tahun ini sebesar Rp175 triliun.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyebut bahwa mayoritas penyaluran KUR difokuskan ke sektor produksi, meliputi pertanian, perikanan, industri pengolahan, perdagangan, dan jasa. Dari total tersebut, sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan penyaluran mencapai Rp58,37 triliun, setara 44,83% dari total KUR BRI.

“BRI berkomitmen memperluas akses pembiayaan agar ekonomi kerakyatan terus bergerak, serta memperkuat sektor riil yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” ujar Hery dalam keterangan tertulis, Kamis (23/10).

Selain menyalurkan KUR, BRI juga melaksanakan Akad Massal KUR bagi 800.000 debitur serta meluncurkan Kredit Program Perumahan (KPP) untuk mendorong pertumbuhan sektor perumahan. Program ini diharapkan menjadi katalis penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Adapun KUR BRI 2025 terbagi menjadi tiga jenis, yakni KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI, dengan bunga tetap 6% per tahun. Masyarakat dapat mengajukan pinjaman melalui kantor cabang BRI terdekat atau secara daring di laman kur.bri.co.id dengan melengkapi dokumen seperti KTP, NIB, surat keterangan usaha, dan foto kegiatan usaha.

Dengan komitmen tersebut, BRI menegaskan perannya sebagai bank milik negara yang terus berkontribusi bagi penguatan UMKM dan pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia. (*******)

Baca Juga  ADRO Buyback Saham Rp5 Triliun 2026

Berita Terkait

Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026: Fondasi Pembangunan Desa Masyarakat Yang Akurat Dan Berkelanjutan
Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Hampir Rp18.000
Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG
Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni
25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam
Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram
Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data
CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 22:07 WITA

Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026: Fondasi Pembangunan Desa Masyarakat Yang Akurat Dan Berkelanjutan

Wednesday, 3 June 2026 - 17:33 WITA

Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Hampir Rp18.000

Wednesday, 3 June 2026 - 07:46 WITA

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG

Tuesday, 2 June 2026 - 07:35 WITA

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni

Monday, 1 June 2026 - 18:42 WITA

25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam

Berita Terbaru

Jefry Rumampuk, Jurnalis Korban Pembacokan beberapa tahun lalu

Gorontalo

Korban Pembacokan Jurnalis Minta Rusli Habibie Buka Suara

Tuesday, 9 Jun 2026 - 08:54 WITA