Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Hampir Rp18.000

Wednesday, 3 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilusrasi

Ilusrasi

JAKARTA,newsline.id — Tekanan terhadap rupiah kembali menjadi sorotan setelah dolar Amerika Serikat semakin mendekati level Rp18.000. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di pasar karena berpotensi meningkatkan biaya impor, menekan pelaku usaha, hingga memengaruhi harga sejumlah barang dan kebutuhan masyarakat.

Data perdagangan pada Rabu (3/6/2026) menunjukkan dolar AS menguat hingga berada di kisaran Rp17.960. Posisi tersebut hanya terpaut tipis dari level psikologis Rp18.000 yang selama ini menjadi perhatian pelaku pasar keuangan.

Di tengah pelemahan rupiah yang terus mendapat tekanan, Bank Indonesia (BI) memastikan terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mencegah gejolak yang lebih besar di pasar keuangan.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bank sentral tetap aktif berada di pasar dengan mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki.

“BI terus berada di pasar dengan mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan menjaga kecukupan likuiditas valas guna turut mendukung stabilitas pasar keuangan,” ujar Denny.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pasar valuta asing, BI mulai menerapkan batas pembelian valuta asing terhadap rupiah tanpa underlying sebesar US$25.000 per pelaku per bulan. Ketentuan tersebut mulai berlaku sejak 2 Juni 2026.

Selain melakukan stabilisasi di pasar, BI juga memperluas penggunaan mata uang lokal dalam transaksi internasional melalui skema Local Currency Transaction (LCT). Langkah ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional saat gejolak global meningkat.

Baca Juga  Pemerintah Pastikan Cukai Rokok 2025 Tidak Naik, Harga Jual Eceran Disesuaikan

Saat ini kerja sama LCT telah berjalan dengan sejumlah negara mitra, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Bank Indonesia juga menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas ekonomi. Koordinasi dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, dunia usaha, dan pelaku pasar terus diperkuat untuk memastikan mekanisme pasar berjalan secara sehat.

“BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, dunia usaha dan pelaku pasar guna memastikan bekerjanya mekanisme pasar secara baik serta memperkuat ketahanan eksternal perekonomian nasional,” tegas Denny.

Dengan dolar AS kini hanya berjarak puluhan rupiah dari level Rp18.000, perhatian pasar tertuju pada langkah-langkah stabilisasi yang dilakukan otoritas moneter. Jika tekanan global terus berlanjut, level tersebut berpotensi menjadi ujian berikutnya bagi rupiah dan ketahanan ekonomi Indonesia.(*)

Baca Juga  Rupiah Jebol Rp17.669, Pasar RI Mulai Panik

Berita Terkait

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka
Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan
Sertifikat Legalitas Digenggam, BUM Desa “Sina Rua” Siap Menggebrak
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 19 September 2026 - 19:07 WITA

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka

Saturday, 19 September 2026 - 16:58 WITA

Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli

Friday, 21 August 2026 - 23:57 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 23:43 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 22:53 WITA

Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan

Berita Terbaru

NASIONAL

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

Tuesday, 29 Sep 2026 - 11:14 WITA

Kepulauan Talaud

Unit Reskrim Polsek Gemeh Limpahkan Tersangka Penganiayaan Ke Kejaksaan Talaud

Tuesday, 29 Sep 2026 - 10:49 WITA