25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam

Monday, 1 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerai Alfamart-Indomaret (Foto: Istimewah)

Gerai Alfamart-Indomaret (Foto: Istimewah)

NEWSLINE.ID — Penutupan 25 gerai Alfamart dan Indomaret di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memicu polemik nasional setelah puluhan minimarket yang telah beroperasi selama bertahun-tahun mendadak dihentikan aktivitasnya karena dianggap melanggar aturan zonasi.

Keputusan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah itu langsung memantik protes para pekerja yang khawatir kehilangan sumber penghasilan. Di sisi lain, pemerintah pusat ikut mempertanyakan mengapa persoalan perizinan baru dipersoalkan setelah gerai-gerai tersebut berdiri dan beroperasi cukup lama.

Puluhan gerai tersebut ditutup karena berada dalam radius kurang dari satu kilometer dari pasar tradisional atau pasar rakyat, yang dianggap bertentangan dengan ketentuan daerah.

Namun yang menjadi sorotan, sebagian besar gerai itu telah beroperasi selama bertahun-tahun dengan izin usaha yang sebelumnya telah diterbitkan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyayangkan kondisi tersebut dan menilai persoalan tata ruang seharusnya diselesaikan sebelum izin usaha diberikan.

“Kenapa penataannya baru sekarang,” ujar Budi Santoso.

Pernyataan itu memperkuat kritik terhadap lemahnya pengawasan perizinan yang membuat pelaku usaha harus menanggung risiko setelah berinvestasi dan membuka lapangan kerja dalam waktu lama.

Gelombang kekhawatiran paling besar datang dari para karyawan. Mereka menggelar aksi protes karena khawatir kehilangan pekerjaan apabila penutupan berlangsung permanen.

Bagi para pekerja, persoalan ini bukan sekadar urusan administrasi perizinan, melainkan menyangkut keberlangsungan hidup keluarga yang selama ini bergantung pada pendapatan dari gerai-gerai tersebut.

Baca Juga  Retreat Kamar Dagang dan Industri Indonesia 2025 di Magelang, Jawa Tengah

Pengamat ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy menilai langkah penutupan yang dilakukan setelah izin diberikan bertahun-tahun merupakan bentuk ketidakkonsistenan kebijakan.

“Jadi benar dia tentang penataan ruang, tapi dia salah karena ketika dia sudah diberikan izin, lalu dicabut. Enggak boleh begitu. Dia tidak konsisten,” katanya.

Menurutnya, dampak penutupan tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga menyentuh sektor ketenagakerjaan dan perekonomian masyarakat sekitar.

Di tengah polemik yang terus berkembang, Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri menegaskan penutupan dilakukan murni untuk menegakkan peraturan daerah terkait zonasi retail modern.

Ia membantah langkah tersebut berkaitan dengan program lain atau kepentingan tertentu.

“Murni karena penegakan Perda,” tegasnya.

Baca Juga  Pelatihan Gen Matic Kementerian Ekraf Sasar Talenta Muda di Bali

Meski demikian, pertanyaan besar masih menggantung: mengapa aturan yang sama baru ditegakkan setelah puluhan gerai beroperasi bertahun-tahun?

Kasus ini kini menjadi sorotan nasional karena dianggap mencerminkan lemahnya tata kelola perizinan daerah. Sementara nasib 25 gerai Alfamart dan Indomaret beserta para pekerjanya masih menunggu kepastian, pemerintah daerah dan DPRD dijadwalkan mencari solusi agar penegakan aturan tidak berujung pada hilangnya lapangan pekerjaan dan terganggunya iklim investasi.(*)

Berita Terkait

Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram
Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data
CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas
Dari Ranting Kayu ke Facebook: Ekonomi Kecil yang Lama Tak Terlihat
Pemprov Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan, Denda Dihapus hingga Diskon Diberikan
Luhut Bongkar Sikap Investor Asing, Pasar Modal RI Masih Diragukan
Shopee Dipanggil Kemendag, Ribuan Aduan Konsumen Jadi Sorotan
Prabowo Turun Langsung ke DPR, Ungkap Ancaman Ekonomi Global
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 18:42 WITA

25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam

Sunday, 31 May 2026 - 10:46 WITA

Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram

Sunday, 31 May 2026 - 10:20 WITA

Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data

Saturday, 30 May 2026 - 12:45 WITA

CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas

Tuesday, 26 May 2026 - 19:57 WITA

Dari Ranting Kayu ke Facebook: Ekonomi Kecil yang Lama Tak Terlihat

Berita Terbaru