Amerika Serikat Alami Shutdown, Ratusan Ribu Pegawai Federal Terdampak

Thursday, 2 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Washington, newsline.id – Pemerintah Amerika Serikat resmi mengalami shutdown mulai 1 Oktober 2025 setelah Kongres gagal mencapai kesepakatan mengenai anggaran pendanaan federal. Kondisi ini memaksa sejumlah lembaga pemerintah menangguhkan sebagian besar layanannya dan mengirimkan ratusan ribu pegawai federal untuk cuti tanpa bayaran (furlough).

Shutdown terjadi karena perbedaan pandangan tajam antara Partai Republik dan Demokrat mengenai prioritas anggaran, termasuk terkait subsidi kesehatan dan program bantuan tertentu. Hingga tenggat 30 September, rancangan undang-undang pendanaan belum mendapat persetujuan Senat, sehingga memicu terhentinya sebagian besar kegiatan pemerintahan.

Dampak langsung mulai dirasakan di berbagai sektor. Departemen Perhubungan memperingatkan potensi terganggunya layanan penerbangan, meski petugas lalu lintas udara dan staf keamanan bandara tetap bekerja tanpa gaji sementara waktu. Industri perjalanan memperkirakan kerugian besar apabila shutdown berlangsung lama.

Selain itu, layanan publik seperti pengurusan izin, pembukaan taman nasional, serta sejumlah program administrasi federal juga mengalami penundaan. Meski begitu, layanan esensial seperti pembayaran tunjangan jaminan sosial dan kesehatan tetap berjalan karena dilindungi undang-undang.

Situasi ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi Amerika Serikat. Para analis memperingatkan bahwa berlarut-larutnya kebuntuan politik dapat merusak kepercayaan investor dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Sejumlah anggota Kongres menyatakan optimistis kompromi dapat segera dicapai, namun hingga kini belum ada tanda jelas kapan pendanaan akan kembali disetujui. Sementara itu, pegawai federal dan masyarakat umum diminta untuk bersiap menghadapi ketidakpastian selama periode shutdown ini.(**)

Baca Juga  Diskon 50% Tiket Kapal PELNI Picu Lonjakan Penumpang hingga 120 Persen

Berita Terkait

25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam
Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram
Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim Diguncang, Ribuan Kader Tinggalkan PKR
CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas
Dari Ranting Kayu ke Facebook: Ekonomi Kecil yang Lama Tak Terlihat
Pemprov Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan, Denda Dihapus hingga Diskon Diberikan
Luhut Bongkar Sikap Investor Asing, Pasar Modal RI Masih Diragukan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 18:42 WITA

25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam

Sunday, 31 May 2026 - 10:46 WITA

Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram

Sunday, 31 May 2026 - 10:20 WITA

Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data

Saturday, 30 May 2026 - 13:10 WITA

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim Diguncang, Ribuan Kader Tinggalkan PKR

Saturday, 30 May 2026 - 12:45 WITA

CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas

Berita Terbaru