13 Sekolah di Dompu Belum Kembalikan Temuan BPK Dana BOS 2025

Thursday, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOMPU,newsline.id — Sebanyak 13 sekolah di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga kini belum mengembalikan kerugian negara hasil temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025.

Temuan BPK tersebut mengungkap dugaan penyimpangan penggunaan dana BOS pada sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Dompu dengan total kerugian negara mencapai Rp41.857.017.

Dugaan penyimpangan itu mengarah pada mark up pengadaan barang dan jasa, belanja modal aset tetap, hingga kewajiban pajak daerah untuk kegiatan makan minum, termasuk PPN dan PPh 23.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekolah yang masuk dalam hasil audit BPK antara lain SDN 12 Hu’u, SDN 18 Woja, SMPN 6 Dompu, SMPN 1 Woja, SDN 11 Pajo, SDN 08 Kilo, SMPN 1 Pajo, SDN 04 Pekat, SDN 06 Pekat, SDN 07 Woja, SDN 01 Pajo, SDN 10 Pekat serta satu SMP negeri lainnya di Kabupaten Dompu.

Baca Juga  BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Dana BOS di 13 Sekolah Dompu

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dompu, Muhammad Ikhsan, mengatakan pihaknya telah mengirim surat tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan kepada seluruh sekolah yang menjadi temuan audit BPK.

Menurutnya, seluruh kepala sekolah terkait juga telah dipanggil untuk menjalani pembinaan bersama tim auditor BPK agar segera menyelesaikan pengembalian kerugian negara ke rekening kas daerah.

“Kami sudah memanggil seluruh sekolah yang menjadi temuan audit BPK dan meminta segera menyetorkan pengembalian melalui Surat Tanda Setoran ke kas daerah. Sampai sekarang belum ada yang mengembalikan,” ujarnya.

Dikpora Dompu sebelumnya memberikan batas waktu pengembalian temuan tersebut melalui mekanisme setor ke kas daerah menggunakan STS.

Baca Juga  Polresta Mataram Teken Pakta Integritas, Tegaskan Rekrutmen Polri Transparan

Kasus dugaan penyimpangan dana BOS di Dompu ini kini menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan anggaran pendidikan yang seharusnya digunakan untuk mendukung kebutuhan belajar siswa di sekolah.(Amin)

Berita Terkait

Dana Sertifikasi Guru Dompu Diduga Diblokir BNI, Puluhan Guru Protes
Direktur PDAM Dompu Laporkan Karyawan, Dugaan Korupsi Terbongkar
Dugaan Fee PMI Ilegal Seret Oknum ASN Dompu
Polri Jamin Aksi May Day 2026 Aman dan Humanis
BPK Temukan Dugaan Penyimpangan Dana BOS di 13 Sekolah Dompu
Anggaran Kaporit Disorot, PDAM Dompu Diserang Kritik
SPTJM di SDN 11 Pajo Memanas, LSM Bongkar Dugaan Nepotisme
DPRD Dompu Tolak LKPJ 2025, Dinilai Amburadul
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 19:51 WITA

Dana Sertifikasi Guru Dompu Diduga Diblokir BNI, Puluhan Guru Protes

Wednesday, 6 May 2026 - 19:24 WITA

Direktur PDAM Dompu Laporkan Karyawan, Dugaan Korupsi Terbongkar

Wednesday, 6 May 2026 - 18:26 WITA

Dugaan Fee PMI Ilegal Seret Oknum ASN Dompu

Friday, 1 May 2026 - 15:05 WITA

Polri Jamin Aksi May Day 2026 Aman dan Humanis

Thursday, 30 April 2026 - 14:00 WITA

13 Sekolah di Dompu Belum Kembalikan Temuan BPK Dana BOS 2025

Berita Terbaru

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Ekonomi

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Tuesday, 19 May 2026 - 13:25 WITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Ekonomi

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA

Illustrasi

Ekonomi

Rupiah Jebol Rp17.669, Pasar RI Mulai Panik

Monday, 18 May 2026 - 23:49 WITA

NASIONAL

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA