TNI Klarifikasi Video Viral Pria Berseragam Cegat Kapal Bantuan di Aceh: Bukan Aksi GAM

Tuesday, 9 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

newsline.id — Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dua pria berseragam menghentikan kapal yang membawa bantuan untuk korban banjir di Aceh. Dalam rekaman tersebut, keduanya meminta agar sebagian logistik diserahkan kepada mereka, sambil mengklaim berasal dari suatu kelompok tertentu. Video ini sontak menimbulkan kekhawatiran karena dikaitkan dengan aksi kelompok bersenjata.

Namun, pihak TNI dengan tegas membantah anggapan tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa para pria dalam video bukan bagian dari kelompok bersenjata seperti yang disebutkan dalam narasi yang beredar.

Bukan GAM, Hanya Oknum Lokal

Hasil penelusuran internal menyimpulkan bahwa dua pria tersebut merupakan oknum masyarakat lokal yang tidak memiliki kewenangan dalam pendistribusian bantuan. Klaim identitas yang mereka ucapkan di video dipastikan tidak benar.

TNI menyebut tindakan para oknum itu sebagai perilaku yang tidak bertanggung jawab karena dapat menghambat proses penyaluran logistik kepada warga yang terdampak banjir.

Kapal Bantuan Tetap Melanjutkan Perjalanan

Saat oknum tersebut meminta jatah bantuan, petugas yang bertugas di kapal menolak memberikan logistik karena tidak ada dokumen resmi maupun prosedur yang mengatur hal itu. Kapal kemudian diizinkan melanjutkan perjalanan untuk mengantar bantuan langsung ke titik distribusi resmi.

TNI menegaskan bahwa seluruh jalur distribusi — baik lewat darat maupun laut — tetap dalam pengawalan agar bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Peringatan untuk Masyarakat: Jangan Mudah Terprovokasi

TNI juga mengimbau masyarakat untuk:

  • tidak mudah percaya pada klaim sepihak yang muncul dalam video viral,

  • tetap mengandalkan informasi resmi, terutama dalam situasi kedaruratan,

  • serta melapor jika menemukan upaya penyalahgunaan bantuan atau intimidasi serupa.

Baca Juga  MENDES YANDRI SEBUT KOPDES MERAH PUTIH SOLUSI KEADILAN EKONOMI DI PAPUA

Menurut TNI, penyebaran narasi yang menyebut kejadian itu sebagai aksi kelompok bersenjata sangat berpotensi menimbulkan kegaduhan yang sebenarnya tidak berlandaskan fakta.

Pentingnya Distribusi Bantuan yang Transparan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa penyaluran bantuan harus mengikuti prosedur resmi agar tidak disalahgunakan. Aparat telah memastikan bahwa bantuan untuk korban banjir di Aceh tetap berjalan sesuai jadwal dan sampai ke warga yang membutuhkan. (******)

Berita Terkait

Polres Lampung Tengah Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3
Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung
Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni
Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 11 July 2026 - 21:06 WITA

Polres Lampung Tengah Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3

Friday, 10 July 2026 - 06:38 WITA

Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung

Tuesday, 2 June 2026 - 07:35 WITA

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 09:44 WITA

Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget

Berita Terbaru

HUKRIM

Penyaluran 38 Hand Traktor di Dompu Diduga Diwarnai Pungli

Tuesday, 1 Sep 2026 - 22:09 WITA