Siaran Pers: Poltekpar Bali Hadirkan “China Center” Sebagai Pusat Pelatihan dan Promosi Pariwisata Tiongkok-Indonesia

Monday, 2 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Pers: Poltekpar Bali Hadirkan

Siaran Pers: Poltekpar Bali Hadirkan "China Center" Sebagai Pusat Pelatihan dan Promosi Pariwisata Tiongkok-Indonesia

Bali, Newsline.id – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali bekerja sama dengan Jiangxi Science and Technology Normal University menghadirkan “China Center” di Poltekpar Bali sebagai pusat pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia (SDM) pariwisata sekaligus ruang kolaborasi promosi budaya juga pariwisata antara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Indonesia.

Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja meresmikan “China Center” sebagai pusat pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia (SDM) pariwisata sekaligus ruang kolaborasi promosi budaya juga pariwisata antara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Indonesia di Poltekpar Bali, Minggu (1/6/2025).

Peresmian “China Center” ini merupakan salah satu tindak lanjut dari MoU kerja sama bidang kepariwisataan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang beberapa waktu lalu di Istana Kepresidenan Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Poltekpar Bali Ida Bagus Putu Puja dalam peresmian “China Center” di Poltekpar Bali, Minggu (1/6/2025), mengatakan kolaborasi ini menjadi bukti kuat dari komitmen bersama untuk mempererat hubungan kerja sama antar institusi pendidikan.

“Peresmian China Center ini sebagai sebuah inisiatif kerja sama internasional yang sangat kami sambut dengan antusias dan penuh harapan,” ujar Ida Bagus Putu Puja.

Peresmian “China Center” yang turut dihadiri delegasi dari Jiangxi Science and Technology Normal University dan pejabat Pemerintah Provinsi Jiangxi ini menjadi tonggak awal yang penting dalam memperluas jangkauan kerja sama internasional khususnya di bidang pendidikan vokasi, pelatihan kepariwisataan, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat global.

Baca Juga  Wamenkum: Selamat Datang, Calon Birokrat Pemerintahan!

Program-program “China Center” di Poltekpar Bali merupakan program kolaboratif yang di antaranya mencakup promosi pendidikan pariwisata, pertukaran budaya, integrasi industri, dan pengembangan potensi kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia.

“China Center” juga menyediakan layanan seperti pengenalan budaya Tiongkok, konsultasi informasi Tiongkok, serta pendidikan dan pelatihan yang tidak hanya diberikan kepada lingkup civitas akademika Poltekpar Bali tapi juga masyarakat.

“Kami meyakini kolaborasi antara Politeknik Pariwisata Bali dan Jiangxi Science and Technology Normal University akan mampu menciptakan sinergi yang positif dan saling menguntungkan, baik dalam bentuk pertukaran pelajar dan dosen, program pelatihan bersama, penelitian kolaboratif, maupun promosi kebudayaan lintas negara,” ujarnya.

“China Center” di Poltekpar Bali juga diharapkan bisa menjadi jembatan yang mempererat hubungan budaya, pendidikan, dan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan institusi-institusi lainnya di masa yang akan datang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pembukaan China Center ini. Semoga hubungan kemitraan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan, industri, dan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Ida Bagus Putu Puja.

Baca Juga  Wamen Fajar Riza Apresiasi Keunggulan Multidisiplin Pascasarjana UGM dalam Mendorong Pendidikan Nasional

Pada kesempatan yang sama, Menteri Departemen Propaganda Partai Komite Provinsi Jianxi, Lu Xiaoqing menyampaikan beberapa tahun terakhir, di bawah arahan strategis kedua kepala negara, hubungan bilateral Tiongkok-Indonesia terus berlanjut dan merambah di segala bidang seperti politik, ekonomi, dan budaya, menunjukkan momentum pembangunan yang kuat dan memasuki tahap baru dalam membangun masa depan bersama untuk kepentingan masyarakat.

“Presiden Xi Jinping menekankan bahwa persahabatan antar negara terletak pada persahabatan diantara Masyarakat dari kedua negara tersebut. Seperti Jiangxi dan Bali dengan pemandangan nan indah dari pegunungan, sungai, dan laut. Saya berharap masyarakat kedua tempat akan sering saling mengunjungi dan seiring menjadi sahabat karib. Saya berharap kerja sama dan pertukaran antara kedua negara akan membuahkan hasil lebih banyak dan memberi manfaat bagi masyarakat pada khususnya,” kata Lu Xiaoqing.

Hal senada disampaikan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini Mohamad Paham. Dalam keterangannya di Jakarta, ia menjelaskan bahwa pengembangan kapasitas dan kapabilitas SDM pariwisata merupakan salah satu faktor kunci dalam upaya mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga  EV Boom: Apakah Indonesia Siap dengan Infrastruktur Mobil Listrik?

Terlebih Tiongkok merupakan salah satu negara penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia.

Pada 2024, jumlah kunjungan wisman Tiongkok sebesar 1,19 juta, meningkat 52 persen dibanding tahun 2023.

Sementara pada kuartal pertama 2025, jumlah kunjungan wisman Tiongkok sebanyak 279.040 kunjungan. Tumbuh sebesar 1,15 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebanyak 275.863 kunjungan.

“Kehadiran China Center hasil kolaborasi Poltekpar Bali dan Jiangxi Science and Technology Normal University diyakini akan semakin memperkuat SDM pariwisata Indonesia. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Tiongkok dalam bidang pariwisata, serta meneguhkan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia,” ujar Martini Paham.

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoA) antara Politeknik Pariwisata Bali dengan Jiangxi Science and Technology Normal University tentang China Center

Turut hadir dalam acara tersebut, Konsul Jenderal Tiongkok di Denpasar, Zhang Zhieng; Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia periode 2024–2029 perwakilan Nusa Tenggara Timur, Abraham Paul Liyanto; Bupati Belu, Willybrodus Lay; Asisten Deputi Manajemen Strategis Kementerian Pariwisata, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani; Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Provinsi NTT, serta pimpinan perguruan tinggi dari NTT. (*)

Sumber : Kementerian Pariwisata RI

Berita Terkait

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data
Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM
Potongan Tarif Ojol Ditargetkan Turun Juni 2026, Prabowo Minta di Bawah 10 Persen
470 Ribu Warga Mendadak Masuk Daftar Bansos, Kemensos Bongkar Penyebabnya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Monday, 11 May 2026 - 10:07 WITA

Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026

Sunday, 10 May 2026 - 18:50 WITA

Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data

Berita Terbaru

Jakarta

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Film Pesta Babi

Jakarta

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA