Jayawijaya,newsline.id – Musyawarah besar suku walak yang dilakukan sejak tanggal 13 – 17 Jully 2026 di gedung aithousa Betlehem Wamena yang disampaikan langsung oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MHdalam berbagai memberikan dukungan dan penghargaan kepada masyarakat suku walak yang menjadi aset pemerintah dalam sistem daerah kabupaten Jayawijaya menjadi pengabdian bentuk suku walak terhadap provinsi Papua pegunungan.
Ditambahkan ketua panitia ilanus medlama,SP bahwa tema yang diusung adalah bagaimana kedepan suku walak menyatukan perspektif yang menjadi dasar pemikiran bersama dalam menuangkan program kerja ikatan suku walak sehingga membawa suku walak yang utuh kedepan baik orang walak, generasi walak maupun alam dan tanah suku walak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara terpisah disampaikan khusus oleh ketua terpilih PITER TOGODLY, S.Ip tekanan mandat sebagai ketua ikatan yang diberikan oleh masyarakat suku walak untuk mejaga manusia, wilayah dan hutan suku walak dari setiap tantangan yang dari luar maupun dalam , kedua datang pembentukan hukum hukum yang mengatur masyarakat suku walak ,ketiga mendata secara detail suku walak yang ada di seluruh Papua dengan masing-masing kategori kependudukan, keempat membuat honay menjadi tempat semua suku walak untuk selanjutnya demi keutuhan suku walak.
Pesan yang disampaikan oleh Pdt. Dorman Wandikbo, S.Th menjadi dasar kuat keberlangsungan suku walak diatas negerinya yaitu jangan menyembah baal atau allah lain dan jangan beristri dua menjadi dasar catatan peradaban sejarah baru suku walak dengan terbentuknya ikatan suku walak dengan ketua terpilih PITER TOGODLY, S.Ip periode 2026-2031 .
Penulis : ARWAM MICHELLA








