Semarakkan HUT RI ke-80, Ditjenpas Kembali Gelar IPPAFest

Saturday, 9 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarakkan HUT RI ke-80, Ditjenpas Kembali Gelar IPPAFest

Semarakkan HUT RI ke-80, Ditjenpas Kembali Gelar IPPAFest

JAKARTA, Newsline.id – Indonesia Prison Products and Arts Festival (IPPAFest) kali ini terasa semakin bermakna karena menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan kegiatan IPPAFest membawa semangat asta dasawarsa Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi simbol persatuan bangsa yang memberi ruang kreativitas bagi Warga Binaan.

“Hari ini kita tidak hanya membuka sebuah festival, tetapi juga membuka ruang bagi semangat yang tidak pernah padam, harapan yang terus tumbuh, dan kemanusiaan yang layak diberikan tempat,” ujar Menteri Agus saat membuka IPPAFest ke-2 tahun 2025 di Aloha PIK 2 Tangerang, Jumat (8/8).

‎IPPAFest merupakan ajang pameran hasil karya program pembinaan bagi Warga Binaan dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan dan atraksi menarik dari Warga Binaan. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung pada kegiatan IPPAFest, yaitu Merdeka Kreativitas Walau Tempat Terbatas. Tema tersebut menggambarkan semangat luar biasa para Warga Binaan yang terus berkarya dan berinovasi walau berada dalam ruang terbatas. Semangat yang tetap membara tercermin dalam bentuk pameran karya seni, kerajinan, dan produk kreatif. Menteri Agus menegaskan bahwa Warga Binaan memberikan pesan nyata: keterbatasan bukanlah hambatan untuk memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara.

‎“IPPAFest bukan hanya sekedar ajang selebrasi seni atau hasil karya warga binaan. Lebih dari itu, IPPAFest adalah jendela peradaban yang mengajak kepada kita semua melihat bahwa di balik tembok yang tinggi lembaga pemasyarakatan tumbuh semangat, keterampilan, dan tekad untuk berubah, ” tutur Menteri Agus.

‎Pada kesempatan tersebut, Menteri Agus menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar festival biasa. IPPAFest merupakan jembatan untuk membuka pandangan masyarakat bahwa Warga Binaan juga dapat mengembangkan kreativitasnya. Hal ini menjadi bukti bahwa setelah bebas nanti, Warga Binaan juga mampu memberikan kontribusinya kepada masyarakat.

‎“IPPAFest menjadi simbol semangat pembinaan yang humanis dan transformatif pada sistem pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk membangun pemahaman konkret bahwa Warga Binaan bukanlah objek hukuman semata, tetapi juga individu yang mampu berkarya dan berkontribusi secara positif bagi masyarakat, “tegas Menteri Agus.

Baca Juga  Dari Karnaval Hingga Pesta Rakyat, Mensesneg Ungkap Keunikan Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pun mendorong pemasaran produk warga binaan yang lebih intensif. Ia menegaskan bahwa Pemasyarakatan membuka peluang kolaborasi kepada mitra usaha untuk mengembangkan dan memasarkan produk-produk karya Warga Binaan.

‎“Di sisi lain, festival ini membuka peluang kolaborasi antara pemasyarakatan dan dunia usaha memperluas jangkauan pemasaran produk Warga Binaan serta menciptakan peluang ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, “ujar Menteri Agus.

‎Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dalam laporannya turut menyampaikan bahwa setidaknya terdapat empat tujuan utama dari kegiatan ini. IPPAFest merupakan upaya pemasyarakatan untuk mendorong kewirausahaan dan industri kreatif melalui pemberdayaan Warga Binaan. Selain itu, IPPAFest juga bertujuan mempromosikan hasil karya Warga Binaan kepada masyarakat, melaksanakan pembinaan di tengah-tengah masyarakat, dan turut serta menyemarakkan kemerdekaan dengan semangat pembaruan dalam pemasyarakatan. (******)

Baca Juga  Menpora Dito Hadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara Ke-79 di Monas

Sumber : Kementerian Imigrasi Dan Pemasyarakatan

Berita Terkait

Polres Lampung Tengah Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3
Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung
Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni
Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 11 July 2026 - 21:06 WITA

Polres Lampung Tengah Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3

Friday, 10 July 2026 - 06:38 WITA

Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung

Tuesday, 2 June 2026 - 07:35 WITA

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 09:44 WITA

Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget

Berita Terbaru

Kepulauan Talaud

Kejari Talaud Tahan 4 Tersangka Kasus Korupsi Lahan SPBU Rp5 Miliar

Friday, 24 Jul 2026 - 06:06 WITA