Potongan Tarif Ojol Ditargetkan Turun Juni 2026, Prabowo Minta di Bawah 10 Persen

Sunday, 10 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewah

Foto: Istimewah

JAKARTA,newsline.id – Pemerintah menargetkan penurunan potongan tarif ojek online (ojol) mulai berlaku pada Juni 2026. Kebijakan tersebut menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta perusahaan aplikator tidak lagi memotong pendapatan mitra pengemudi hingga 20 persen.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor mengatakan pemerintah saat ini tengah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah perusahaan transportasi daring terkait penerapan aturan baru tersebut.

“Mudah-mudahan bulan Juni,” kata Afriansyah saat ditemui di kawasan Plaza BPJamsostek, Jumat 8 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dalam waktu dekat pihak Kementerian Ketenagakerjaan akan memanggil perusahaan aplikator transportasi online untuk membahas teknis pelaksanaan kebijakan penurunan potongan tarif bagi pengemudi ojol.

Baca Juga  Tren Olahraga Milenial: Crossfit, Calisthenics, dan Lifestyle Aktif

“Ini dalam proses. Kami sedang melakukan komunikasi dengan pihak aplikator besar. Tapi mereka sudah tahu. Segera dipanggil,” ujarnya.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang diumumkan pemerintah saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka menyoroti besarnya potongan tarif yang dikenakan aplikator kepada mitra pengemudi ojol. Dalam pidatonya di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Prabowo menyebut para pengemudi bekerja keras di jalan setiap hari sehingga pendapatan mereka harus lebih besar dibanding potongan perusahaan aplikasi.

Prabowo bahkan menegaskan dirinya tidak setuju jika potongan tarif masih berada di angka 10 persen. Ia meminta agar potongan aplikator berada di bawah angka tersebut.

Baca Juga  Semangat Kemerdekaan, Semangat Kebangsaan

“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen,” tegas Prabowo saat perayaan May Day 2026.

Pernyataan itu langsung disambut antusias ribuan buruh dan pengemudi ojol yang hadir dalam acara tersebut. Selama ini, banyak mitra pengemudi mengeluhkan potongan aplikator yang dinilai terlalu besar karena mencapai 20 persen dari biaya perjalanan.

Pemerintah berharap aturan baru ini dapat meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol sekaligus memberi perlindungan lebih baik bagi pekerja transportasi online di Indonesia.(*)

Berita Terkait

Tak Lagi Sekadar Dualisme, Kubu La Nyalla Dihantam Krisis Kepercayaan
Menjaring Ekonomi di Atas Matras Muaythai: Cerita Nicolaas Balagaize Menyongsong Sensus Ekonomi 2026
Kepengurusan ‘Mini’ PB Muaythai Indonesia Tuai Sorotan
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data
Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM
Polri Buru Bos Judi Online Usai Tangkap 321 WNA di Jakarta Barat
Lingkaran Setan Konflik Organisasi: Setelah PSSI dan Muaythai, Siapa Menyusul?
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Monday, 11 May 2026 - 20:11 WITA

Tak Lagi Sekadar Dualisme, Kubu La Nyalla Dihantam Krisis Kepercayaan

Monday, 11 May 2026 - 19:13 WITA

Menjaring Ekonomi di Atas Matras Muaythai: Cerita Nicolaas Balagaize Menyongsong Sensus Ekonomi 2026

Monday, 11 May 2026 - 13:16 WITA

Kepengurusan ‘Mini’ PB Muaythai Indonesia Tuai Sorotan

Monday, 11 May 2026 - 10:07 WITA

Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026

Sunday, 10 May 2026 - 18:50 WITA

Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data

Berita Terbaru

Jakarta

Kepengurusan ‘Mini’ PB Muaythai Indonesia Tuai Sorotan

Monday, 11 May 2026 - 13:16 WITA