Sampah Masuk Proyek Strategis Nasional, BSKDN Dukung Pemda Realisasikan Waste to EnergySampah Masuk Proyek Strategis Nasional, BSKDN Dukung Pemda Realisasikan Waste to Energy

Thursday, 31 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah Masuk Proyek Strategis Nasional, BSKDN Dukung Pemda Realisasikan Waste to EnergySampah Masuk Proyek Strategis Nasional, BSKDN Dukung Pemda Realisasikan Waste to Energy

Sampah Masuk Proyek Strategis Nasional, BSKDN Dukung Pemda Realisasikan Waste to EnergySampah Masuk Proyek Strategis Nasional, BSKDN Dukung Pemda Realisasikan Waste to Energy

Jakarta, Newsline.id — Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong percepatan realisasi program Waste to Energy (WtE) atau pengelolaan sampah menjadi energi di daerah. Hal ini ditegaskan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam sambutannya pada Forum Diskusi Aktual bertema “Waste to Energy (Studi Kasus Pelayanan Pengelolaan Sampah sebagai Energi Alternatif)” di Command Centre BSKDN pada Selasa, 29 Juli 2025.

Yusharto mengatakan, saat ini pengelolaan sampah bukan hanya menjadi isu lingkungan dan pelayanan dasar semata, tetapi juga menjadi satu dari tujuh Proyek Strategis Nasional (PSN) baru yang ditetapkan Presiden Republik Indonesia. Untuk itu, Yusharto mengimbau seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk mempercepat langkah konkret dalam implementasinya.

Baca Juga  Kementerian Ekraf: Kolaborasi Bersama Riot Games akan Sentuh Akar Rumput Ekosistem Gim Nasional

Sementara itu, mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018, pemerintah telah mengatur percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) berbasis teknologi ramah lingkungan di berbagai kota besar. Namun, Yusharto menilai bahwa implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aspek pendanaan, regulasi teknis, hingga kurangnya sinergi antar pemangku kepentingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberhasilan implementasi WtE sangat bergantung pada kepemimpinan daerah, kapasitas kelembagaan, kesiapan teknologi dan skema pembiayaan yang tepat. Oleh karena itu, forum ini menjadi ruang strategis untuk berbagi praktik baik dan menyusun strategi bersama,” ungkap Yusharto.

Sejalan dengan itu, hadir sebagai narasumber, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Proyogo dalam paparannya menekankan pentingnya pendekatan berbasis budaya lokal dalam penerapan WtE. Dia menjelaskan, di wilayahnya, keterlibatan tokoh agama seperti kiai menjadi kunci dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah. “Ajak tokoh masyarakat, libatkan, ajak duduk untuk menyuarakan, mensounding gerakan ini (WtE), sampah ini bukan hanya soal kebijakan, tidak murni policy jadi butuh didukung semua pihak,” ungkap Yusuf.

Baca Juga  Mensos Gus Ipul Persilakan Seluruh Pihak Awasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Hal serupa diungkapkan Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab yang membagikan praktik baik dan tantangan yang mereka hadapi dalam pengelolaan sampah. Balgis menggarisbawahi keterlibatan komunitas dan organisasi perempuan sebagai kekuatan utama dalam edukasi dan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Pekalongan juga telah membentuk satgas darurat pengelolaan sampah dan menjadikan zero waste sebagai arah kebijakan pembangunan.

“Kami juga melibatkan sekolah dimulai dari PAUD sampai akademi (perguruan tinggi) untuk membina landasan mengubah mindset dan menciptakan budaya bersih sejak dini,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan forum tersebut juga dihadiri narasumber lainnya meliputi Bupati Aceh Selatan Mirwan, Bupati Konawe Kepulauan Rifqi Saifullah Razak, Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Pembentukan Jaringan Apep Fajar Kurniawan, Komite Penghapusan Bensin Bertimbal Ahmad Safrudin, dan Head of System Innovation Section (NIES) Minoru Fujii. (*)

Baca Juga  Kementerian Ekraf dan Koepoe Koepoe Kolaborasi Gelar Kompetisi Koki Muda

Sumber : Kementerian Dalam Negeri

Berita Terkait

TNI Klarifikasi Video Viral Pria Berseragam Cegat Kapal Bantuan di Aceh: Bukan Aksi GAM
Libur Akhir Tahun 2025: Jadwal Libur Sekolah, Tanggal Merah, dan Cuti Bersama
Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI
Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur
Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025
Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial
Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar
Penundaan Pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026: Apa Sebabnya?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 9 December 2025 - 15:33 WITA

TNI Klarifikasi Video Viral Pria Berseragam Cegat Kapal Bantuan di Aceh: Bukan Aksi GAM

Tuesday, 9 December 2025 - 13:32 WITA

Libur Akhir Tahun 2025: Jadwal Libur Sekolah, Tanggal Merah, dan Cuti Bersama

Sunday, 30 November 2025 - 13:40 WITA

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI

Sunday, 30 November 2025 - 13:22 WITA

Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur

Wednesday, 26 November 2025 - 16:49 WITA

Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025

Berita Terbaru

Foto : Istimewa

OLAHRAGA

Cara Meningkatkan Stamina untuk Bermain Sepak Bola

Tuesday, 9 Dec 2025 - 13:14 WITA