JAKARTA,newsline.id — Momentum perubahan besar terjadi di tubuh Muaythai Indonesia setelah Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) menetapkan Nadim Al Farell sebagai Ketua Umum PB Muaythai Indonesia periode 2026–2030 secara aklamasi.
Dukungan penuh dari 29 Pengurus Provinsi menjadi sinyal kuat bahwa daerah menginginkan arah baru organisasi yang lebih solid, profesional, dan fokus pada prestasi atlet. Forum Munaslub yang digelar di kawasan PIK 2 itu berlangsung tertib, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mengakhiri dinamika internal yang sempat menghambat pembinaan.
Dalam pidato perdananya, Farell menegaskan bahwa mandat tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk menyatukan seluruh elemen Muaythai Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah suara daerah, suara perubahan, dan suara untuk masa depan Muaythai Indonesia yang lebih baik. Saatnya kita bergerak bersama, bukan lagi terpecah,” tegasnya.
Ia memastikan kepengurusan baru akan mengedepankan komunikasi terbuka, memperkuat sistem pembinaan, serta menjadikan atlet sebagai pusat dari seluruh kebijakan organisasi.
Langkah cepat pun disiapkan. Dalam waktu dekat, kepengurusan baru akan melakukan konsolidasi nasional, merapikan struktur organisasi, hingga meningkatkan kualitas pelatih dan wasit sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Bagi peserta Munaslub, terpilihnya Farell menjadi titik balik penting. Harapan besar kini bertumpu pada kepemimpinan baru untuk mengakhiri konflik berkepanjangan dan membawa Muaythai Indonesia kembali berprestasi di level nasional maupun internasional.
“Muaythai Indonesia tidak boleh terus tertahan. Ini saatnya bangkit, bersatu, dan menang bersama,” tutup Farell penuh optimisme.(FHS)









