Jaksa Agung Ultimatum, Jangan Sentuh Kades Sembarangan

Monday, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ST Burhanuddin, Jaksa Agung (Foto: Istimewah)

ST Burhanuddin, Jaksa Agung (Foto: Istimewah)

JAKARTA,newsline.id — Jaksa Agung ST Burhanuddin melontarkan ultimatum keras kepada seluruh jaksa di Indonesia: hentikan praktik mudah menetapkan kepala desa sebagai tersangka. Ia menegaskan, tidak akan mentolerir kriminalisasi terhadap aparat desa, terlebih jika hanya berkaitan dengan kesalahan administrasi.

Dalam pernyataan yang bernada tegas di Jakarta, Minggu malam, Burhanuddin bahkan menyebut dirinya tidak akan bangga dengan kinerja Kejaksaan daerah yang gemar “memburu” kepala desa.

“Saya tidak akan bangga kalau kalian di daerah menjadikan kepala desa sebagai tersangka,” tegasnya di hadapan peserta forum nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Burhanuddin mengingatkan, realitas di lapangan menunjukkan banyak kepala desa berasal dari masyarakat biasa yang minim pengalaman dalam tata kelola pemerintahan dan keuangan negara. Ketika mereka tiba-tiba mengelola dana miliaran rupiah, risiko kesalahan administratif hampir tak terhindarkan.

Baca Juga  HUT ke-80 RI: Yusril Ihza Mahendra Tekankan sebagai Wujud Pelayanan Hukum Tanpa Diskriminasi

“Bayangkan, dari tidak pernah memegang uang besar, langsung mengelola miliaran. Tanpa pembinaan, pasti tidak tahu harus berbuat apa,” ujarnya.

Karena itu, ia menekankan pendekatan pembinaan harus menjadi langkah utama, bukan langsung penindakan hukum. Burhanuddin bahkan mengisyaratkan akan mengevaluasi jaksa yang tetap memaksakan penetapan tersangka terhadap kepala desa hanya karena kekeliruan administratif.

“Kalau hanya kesalahan administrasi lalu kalian jadikan tersangka, saya yang akan minta pertanggungjawaban kalian,” katanya dengan nada tinggi.

Lebih jauh, Burhanuddin menyoroti peran krusial dinas pemerintahan desa di tingkat kabupaten. Menurutnya, instansi tersebut adalah pihak yang paling bertanggung jawab dalam melakukan pembinaan dan pengawasan, sehingga tidak bisa lepas tangan ketika terjadi masalah di desa.

Baca Juga  Kamera Trap Ungkap Keberadaan 42 Individu Harimau Sumatera di Bengkulu

“Yang harus bertanggung jawab itu dinasnya. Mereka wajib membina, bukan membiarkan lalu kepala desa yang dikorbankan,” tegasnya.

Meski demikian, ia memberi garis batas yang jelas. Jika terbukti dana desa disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, maka penegakan hukum wajib dilakukan tanpa kompromi.

“Kalau uangnya dipakai untuk kepentingan pribadi, silakan diproses. Tapi jangan kriminalisasi kalau itu hanya soal administrasi,” tandas Burhanuddin.

Pernyataan keras ini menjadi sinyal kuat perubahan arah penegakan hukum di tingkat desa. Kejaksaan diminta tidak lagi menjadikan kepala desa sebagai target mudah, melainkan mengedepankan pembinaan dan pengawasan agar dana desa benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.(*)

Berita Terkait

Bahlil Ancam Somasi Penyebar Isu Penyadapan dan Munaslub Golkar, Singgung Senior Berkacamata
Tunjukkan Empat Ijazah di Persidangan, Jokowi Minta Hakim Berikan Keadilan
Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Dua Jenderal Ikut Terseret
Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat
Penyaluran 38 Hand Traktor di Dompu Diduga Diwarnai Pungli
Polres Lampung Tengah Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3
Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung
Keluarga Dewi Anggriani Kirim Laporan Pengaduan ke Presiden RI
Berita ini 113 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 7 November 2026 - 18:46 WITA

Bahlil Ancam Somasi Penyebar Isu Penyadapan dan Munaslub Golkar, Singgung Senior Berkacamata

Friday, 6 November 2026 - 10:24 WITA

Tunjukkan Empat Ijazah di Persidangan, Jokowi Minta Hakim Berikan Keadilan

Wednesday, 4 November 2026 - 08:22 WITA

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Dua Jenderal Ikut Terseret

Tuesday, 29 September 2026 - 11:14 WITA

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

Tuesday, 1 September 2026 - 22:09 WITA

Penyaluran 38 Hand Traktor di Dompu Diduga Diwarnai Pungli

Berita Terbaru

Kepulauan Talaud

Polres Kepulauan Talaud Gelar Konferensi Pers Kasus Curanmor

Monday, 2 Nov 2026 - 14:07 WITA