Prabowo Turun Langsung ke DPR, Ungkap Ancaman Ekonomi Global

Thursday, 21 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto, Presiden RI (Foto: Istimewah)

Prabowo Subianto, Presiden RI (Foto: Istimewah)

JAKARTA,newsline.id – Presiden Prabowo Subianto membuat langkah tak biasa dengan turun langsung menyampaikan pidato Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di rapat paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026). Di tengah dunia yang dilanda konflik dan ketidakpastian ekonomi, Prabowo mengaku merasa perlu berbicara langsung kepada rakyat melalui parlemen.

Pidato itu disampaikan Prabowo di hadapan pimpinan serta anggota DPR, MPR, dan DPD RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta. Ia menegaskan kondisi geopolitik global kini sedang berada dalam tekanan serius yang dapat berdampak langsung terhadap Indonesia.

“Saya sengaja minta waktu untuk berdiri di hadapan Saudara-saudara sekalian, untuk menyampaikan langsung sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita,” kata Prabowo.

Menurutnya, perang dan ketegangan yang terjadi di sejumlah kawasan dunia, termasuk Eropa dan Timur Tengah, bukan lagi persoalan jauh yang tidak berkaitan dengan Indonesia. Dampaknya kini mulai terasa terhadap stabilitas ekonomi, perdagangan global, hingga kehidupan masyarakat.

Prabowo menyebut situasi dunia saat ini penuh konflik, ketegangan, dan ketidakpastian. Karena itu, pemerintah harus menyiapkan strategi ekonomi dan fiskal yang kuat untuk menjaga ketahanan nasional menghadapi ancaman global.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menekankan bahwa Presiden RI harus hadir langsung menjelaskan arah kebijakan negara di tengah kondisi dunia yang tidak menentu. Langkah itu disebut sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kepercayaan publik terhadap kondisi ekonomi nasional.

Baca Juga  Praperadilan Kasus Andrie Yunus Berlanjut, Polda Metro Siapkan Jawaban

Pidato tersebut sekaligus menjadi pembicaraan awal pemerintah dalam penyusunan RAPBN 2027 yang diproyeksikan akan menghadapi tantangan global lebih berat dibanding tahun-tahun sebelumnya.(*)

Berita Terkait

Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026: Fondasi Pembangunan Desa Masyarakat Yang Akurat Dan Berkelanjutan
Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Hampir Rp18.000
Sehari Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah BGN 8 Jam
Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG
SPMB Jakarta 2026 Dibuka, Ribuan Siswa Berebut 7.708 Kursi Sekolah Gratis
Kebakaran Hebat Landa Pasar Jiung Kemayoran, Api Hanguskan Kios dan Permukiman Warga
25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam
SIM Fisik Mulai Ditinggal, SIM Digital Kini Sah Dipakai
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 22:07 WITA

Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026: Fondasi Pembangunan Desa Masyarakat Yang Akurat Dan Berkelanjutan

Wednesday, 3 June 2026 - 17:33 WITA

Rupiah Kian Tertekan, Dolar AS Hampir Rp18.000

Wednesday, 3 June 2026 - 12:30 WITA

Sehari Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah BGN 8 Jam

Wednesday, 3 June 2026 - 07:46 WITA

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Eks Jurnalis Kini Kendalikan Program MBG

Tuesday, 2 June 2026 - 13:51 WITA

SPMB Jakarta 2026 Dibuka, Ribuan Siswa Berebut 7.708 Kursi Sekolah Gratis

Berita Terbaru

Jefry Rumampuk, Jurnalis Korban Pembacokan beberapa tahun lalu

Gorontalo

Korban Pembacokan Jurnalis Minta Rusli Habibie Buka Suara

Tuesday, 9 Jun 2026 - 08:54 WITA