Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Tuesday, 19 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA,newsline.id — Pasar keuangan Indonesia diguncang hebat pada Senin (18/5/2026). Rupiah jatuh menembus Rp17.630 per dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk hampir 4 persen hanya dalam hitungan jam. Di tengah kepanikan pasar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buru-buru membantah Indonesia sedang menuju krisis seperti 1998.

Tekanan besar di pasar langsung memicu kekhawatiran publik setelah nilai tukar rupiah terus melemah dan aksi jual saham terjadi di hampir seluruh sektor perdagangan.

Data perdagangan menunjukkan IHSG ditutup melemah 3,76 persen pada sesi pertama ke level 6.470,34. Sebanyak 682 saham bergerak di zona merah, sementara sektor basic industry menjadi yang paling terpukul setelah anjlok lebih dari 8 persen.

Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp12 triliun dengan volume saham mencapai 21,6 miliar lembar. Kondisi tersebut memperlihatkan tingginya tekanan investor di tengah ketidakpastian global dan pelemahan rupiah yang terus berlanjut.

Menanggapi situasi itu, Purbaya menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berbeda jauh dibanding masa krisis moneter 1998.

“Kalau rupiah melemah, seolah-olah kita akan bergerak seperti 1998 lagi. Beda,” kata Purbaya usai menghadiri acara di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

Ia menjelaskan, krisis 1998 terjadi setelah Indonesia lebih dulu mengalami resesi panjang yang diperparah ketidakstabilan sosial-politik serta kebijakan ekonomi yang gagal mengendalikan situasi.

Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih relatif kuat dan pertumbuhan ekonomi domestik tetap berjalan di tengah tekanan global.

Baca Juga  Sehari Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah BGN 8 Jam

Meski demikian, tekanan terhadap rupiah diperkirakan belum mereda. Pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi memproyeksikan mata uang Garuda masih bergerak di kisaran Rp17.590 hingga Rp17.660 per dolar AS akibat kuatnya tekanan eksternal terhadap negara berkembang.

Pemerintah juga mulai meningkatkan aktivitas di pasar obligasi untuk menjaga stabilitas surat utang negara dan menahan aksi jual investor asing yang berpotensi memperdalam gejolak pasar.

Di tengah kondisi pasar yang berdarah-darah, Purbaya meminta investor tidak panik dan menyebut koreksi pasar saat ini sebagai peluang membeli saham murah.

“Jangan takut serok bawah sekarang. Kalau saya lihat teknikalnya, sehari dua hari sudah balik,” ujarnya.(*)

Berita Terkait

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka
Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan
Sertifikat Legalitas Digenggam, BUM Desa “Sina Rua” Siap Menggebrak
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
BUM Desa Sina Rua Natakoli Kantongi Badan Hukum, Pendamping Desa Dorong 5 Langkah Taktis
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 19 September 2026 - 19:07 WITA

Terobosan BUM Desa Sina Rua: Kemitraan Dengan Petani Dongkrak Produktivitas Jagung Di Sikka

Saturday, 19 September 2026 - 16:58 WITA

Sinergi BUM Desa Dan Kelompok Tani, Kunci Sukses Panen Jagung Di Desa Natakoli

Friday, 21 August 2026 - 23:57 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 23:43 WITA

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Friday, 21 August 2026 - 22:53 WITA

Panen Raya Jagung Hibrida Desa Natakoli: Sinergi BUM Desa dan Kelompok Tani Dorong Kemandirian Pangan

Berita Terbaru

NASIONAL

Kapolri Pimpin Korprapot, 50 Pati dan 4 PNS Polri Naik Pangkat

Tuesday, 29 Sep 2026 - 11:14 WITA

Kepulauan Talaud

Unit Reskrim Polsek Gemeh Limpahkan Tersangka Penganiayaan Ke Kejaksaan Talaud

Tuesday, 29 Sep 2026 - 10:49 WITA