Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025

Wednesday, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

newsline.id — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa fokus pengembangan UMKM Indonesia saat ini bukan lagi sekadar menambah jumlah pelaku usaha, tetapi meningkatkan kualitas dan daya saing mereka. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Pertamina SMEXPO 2025 di Tangerang Selatan, Selasa (25/11).

Menurut Menteri Maman, UMKM harus mampu bertransformasi menjadi unit usaha yang inovatif, produktif, dan siap bersaing di pasar regional maupun global. “Yang kita butuhkan adalah UMKM yang naik kelas, punya inovasi, dan mampu menembus pasar internasional,” ujarnya.

Ajak Masyarakat Utamakan Produk UMKM

Menteri Maman juga mengajak masyarakat untuk menjadikan produk UMKM sebagai pilihan utama dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa sikap bangga terhadap produk lokal merupakan langkah nyata dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“UMKM tidak akan bisa tumbuh tanpa dukungan konsumennya. Kita harus memberi ruang bagi produk UMKM di rumah kita, kantor kita, dan pasar kita,” tegasnya.

Tantangan UMKM: Pembiayaan, Pasar, dan Teknologi

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyoroti berbagai tantangan klasik yang masih dihadapi UMKM, mulai dari akses pembiayaan, keterhubungan ke pasar yang lebih luas, hingga kemampuan memanfaatkan teknologi informasi.

Menteri Maman menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan digital dan dinamika perilaku konsumen. “Pasar berubah cepat. Teknologi berkembang setiap hari. Pelaku UMKM harus terus belajar, meningkatkan kualitas, dan berani membuka pasar baru,” katanya.

Apresiasi untuk Pertamina SMEXPO 2025

Menteri UMKM memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan SMEXPO 2025 yang dinilai menjadi bagian penting dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina. Program ini telah membantu pembinaan puluhan ribu UMKM di bidang penguatan kapasitas, pemasaran, hingga pengembangan produk.

Baca Juga  Dorong Ekonomi Desa, Bupati Gorontalo Resmikan Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih

“SMEXPO menjadi ruang bagi karya anak bangsa untuk tampil dan membuktikan bahwa produk UMKM Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Pertamina Fasilitasi UMKM Tembus Buyer Global

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menambahkan bahwa SMEXPO tahun ini menjadi momentum memperluas jejaring bisnis sekaligus membuka peluang ekspor. Melalui pertemuan langsung antara pelaku UMKM dan buyer internasional, kegiatan ini diharapkan mampu membuka pintu perluasan pasar.

“Keberanian para pelaku UMKM hari ini adalah langkah kecil menuju mimpi besar mereka. Semoga SMEXPO dapat menjadi gerbang menuju pasar global,” tuturnya. (******)

Sumber Berita: Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Berita Terkait

25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam
Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram
Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data
CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas
Dari Ranting Kayu ke Facebook: Ekonomi Kecil yang Lama Tak Terlihat
Pemprov Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan, Denda Dihapus hingga Diskon Diberikan
Luhut Bongkar Sikap Investor Asing, Pasar Modal RI Masih Diragukan
Shopee Dipanggil Kemendag, Ribuan Aduan Konsumen Jadi Sorotan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 18:42 WITA

25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam

Sunday, 31 May 2026 - 10:46 WITA

Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram

Sunday, 31 May 2026 - 10:20 WITA

Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data

Saturday, 30 May 2026 - 12:45 WITA

CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas

Tuesday, 26 May 2026 - 19:57 WITA

Dari Ranting Kayu ke Facebook: Ekonomi Kecil yang Lama Tak Terlihat

Berita Terbaru