Kemenekraf Tindaklanjuti Audiensi dengan Emtek, Buktikan Akselerasi Kreatif Subsekor Film ke Pasar Digital Asia Tenggara

Thursday, 7 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenekraf Tindaklanjuti Audiensi dengan Emtek, Buktikan Akselerasi Kreatif Subsekor Film ke Pasar Digital Asia Tenggara

Kemenekraf Tindaklanjuti Audiensi dengan Emtek, Buktikan Akselerasi Kreatif Subsekor Film ke Pasar Digital Asia Tenggara

Jakarta, Newsline.id – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) melalui program Akselerasi Kreatif (AKTIF) subsektor film berhasil membawa sineas muda tanah air menembus pasar global dengan membuka akses pasar dan distribusi pada platform streaming digital terbesar di Asia Tenggara.

Kementerian Ekraf Tindaklanjuti Audiensi dengan Emtek, Buktikan Akselerasi Kreatif Subsekor Film ke Pasar Digital Asia Tenggara, Jakarta, Rabu (06/08/2025).

Hal ini menjadi tindak lanjut hasil audiensi antara Kemenekraf bersama Emtek Grup pada Selasa, 3 Juni 2025. Program AKTIF subsektor film dihadirkan sebagai langkah konkret pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri film nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata kolaborasi hexahelix antara pemerintah dan industri media dalam mengakselerasi pengembangan subsektor film.

Baca Juga  Masalah Gigi dan Anemia Jadi Temuan Utama Cek Kesehatan Gratis di SMA 1 Baturraden

“Ekonomi kreatif tidak hanya lahir dari ide, tetapi bertumbuh dari kolaborasi. Film sebagai medium ekspresi kreatif harus dikembangkan dengan dukungan nyata dari ekosistem, termasuk media sebagai mitra strategis,” ujarnya.

Ia menambahkan, sineas lokal memiliki potensi besar untuk menjangkau pasar nasional hingga internasional.

“Banyak karya anak bangsa yang lahir dari daerah, dan layak tampil di panggung global. Melalui program ini, kami ingin membawa mereka menembus batas, memperluas jejaring, serta mengakses kanal distribusi yang lebih luas dan berdaya saing,” tambah Menteri Teuku Riefky.

Program Akselerasi Kreatif subsektor film ini digelar sepanjang Juni 2025, dengan empat pilar utama: kurasi, pelatihan, distribusi, dan promosi. Kegiatan kurasi dan pelatihan dilaksanakan bersama Indonesia Digital Media Institute (Indepark Institute), unit pendidikan milik Emtek yang menghadirkan mentor profesional dari industri media digital.

Baca Juga  Ide Aktivitas Seru Saat Gabut: Dari DIY Sampai Karaoke Sendiri

Distribusi konten dilakukan melalui platform Vidio, dengan delapan karya terpilih yang akan tayang secara eksklusif. Kemenekraf dan Emtek juga memastikan skema monetisasi berjalan transparan melalui pembukaan akun resmi kreator agar pembagian pendapatan dapat diakses secara adil. Sementara itu, promosi konten akan diperkuat oleh jaringan digital Emtek melalui unit bisnis Emtek Digital (EMD).

“Subsektor film adalah wajah budaya sekaligus tulang punggung ekonomi kreatif ke depan. Lewat program ini, kami dorong lebih banyak karya yang tak hanya ditonton, tapi juga menjadi penggerak ekonomi baru dari sektor kreatif,” ucap Teuku Riefky.

Ia menekankan pentingnya kesinambungan program agar karya-karya yang telah dibina dapat terus berkembang dan terukur. Kemenekraf berharap program ini dapat menjadi titik tolak bagi sineas muda untuk naik kelas.

Baca Juga  Menhan Sjafrie Dampingi Presiden dalam Penghormatan Korban Perang Dunia II di Rusia

Beberapa film yang hadir pada platform Vidio.com antara lain Gadis dan Penatu, Noda-Noda Seragam, hingga Wong Telu. Program ini juga membuka peluang pelatihan lanjutan dan pembinaan distribusi untuk karya berikutnya, menjadikan subsektor film sebagai lokomotif ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. (********)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data
Harga Asli Pertalite Disebut Rp16 Ribu, Publik Mulai Pertanyakan Subsidi BBM
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 09:44 WITA

Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Friday, 15 May 2026 - 16:58 WITA

Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton

Berita Terbaru

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Ekonomi

Rupiah Tembus Rp17.700, Tekanan Dolar Makin Agresif

Tuesday, 19 May 2026 - 13:25 WITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Ekonomi

Rupiah Terpuruk dan IHSG Rontok, Pemerintah Bantah Krisis 1998

Tuesday, 19 May 2026 - 07:01 WITA

Illustrasi

Ekonomi

Rupiah Jebol Rp17.669, Pasar RI Mulai Panik

Monday, 18 May 2026 - 23:49 WITA

NASIONAL

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA