Keterbukaan dari Balik Aula: Bagaimana Desa Natakoli Mengawal Setiap Rupiah Modal BUM Desa

Thursday, 16 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, newsline.id- Pagi itu, Aula Kantor Desa Natakoli di Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, tampak lebih ramai dari biasanya.

Hal ini terjadi pada Rabu, 15 Juli 2026. Pemerintah Desa Natakoli berkumpul bersama berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan satu komitmen besar.

Komitmen tersebut adalah membangun pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) yang transparan, tertib, dan akuntabel. Mereka berkumpul untuk membedah secara mendalam dokumen Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Semester I Tahun 2026 dari BUM Desa “Sina Rua Bersinar”.

Langkah ini bukan sekadar pertemuan formal. Ini adalah bentuk kepatuhan nyata terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2021. Regulasi tersebut menegaskan bahwa setiap BUM Desa wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara berkala.

Bagi Pemdes Natakoli, momen ini menjadi ruang untuk memastikan ketepatan administrasi dan kesesuaian anggaran. Selain itu, untuk memastikan roda usaha berjalan lurus sesuai regulasi.

Di dalam ruangan, tampak hadir Penjabat (Pj) Kepala Desa Natakoli, Marius Maryanto, SE. Bersama beliau hadir Ketua dan Anggota BPD, perangkat desa, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), hingga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Hadir pula perwakilan dari Kelompok Tani Mitra serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Nusa Nipa Maumere yang siap membantu jalannya evaluasi.

Marius Maryanto, yang secara ex-officio juga menjabat sebagai Penasihat BUM Desa, membuka arahannya dengan penuh penekanan. Ia mengingatkan bahwa setiap rupiah modal desa yang disertakan harus dievaluasi secara berkala.

Kendati memegang peran ganda, Marius memilih menempatkan keterbukaan sebagai panglima dalam fungsi pengawasannya.

“Pada kesempatan awal ini, saya menyampaikan sambutan sebagai Kepala Desa. Namun, dalam kapasitas sebagai Penasihat BUM Desa, saya akan mendengarkan terlebih dahulu seluruh paparan dari pengurus secara utuh. Setelah memahami kondisi riil di lapangan, barulah saya memberikan nasihat, arahan, maupun masukan konstruktif demi kemajuan BUM Desa ke depan,” ucap Marius tegas.

Gayung bersambut, Antonius Kreator, S.Ag selaku Ketua BPD Natakoli, mengamini pentingnya transparansi ini. Selama ini, BPD memang telah memantau perkembangan fisik di lapangan.

Pemantauan dilakukan mulai dari persiapan lahan, penanaman, hingga penyaluran sarana produksi (saprodi) tahap ketiga.

Namun, pertemuan hari itu dirasa sangat krusial karena BPD memerlukan gambaran manajemen yang utuh dari hulu ke hilir. Terlebih lagi, dokumen LPJ ini nantinya akan menjadi acuan penting dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 dan menjadi objek pemeriksaan oleh Inspektorat Daerah.

Di tengah diskusi, Pendamping Desa Kecamatan Mapitara, Silvester Moan Nurak, turut memberikan pandangan teknisnya. Ia menjelaskan bahwa penelaahan di bulan Juli sudah sangat tepat sasaran sesuai mekanisme PP Nomor 11 Tahun 2021.

Silvester merincikan bahwa LPJ semesteran wajib memuat laporan keuangan yang terstruktur. Mulai dari laporan laba rugi, neraca, arus kas, hingga perubahan modal, lengkap dengan kuitansi sah sebagai bukti transaksi.

Ia juga mengingatkan alur yang berbeda untuk laporan akhir tahun nanti. Hasilnya nanti akan dibawa ke forum Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas pembagian hasil usaha.

Suasana aula menjadi semakin dinamis saat proses penelaahan dokumen dimulai secara partisipatif. Dibantu oleh mahasiswa KKN Universitas Nusa Nipa Maumere, lembar demi lembar laporan realisasi biaya produksi dan operasional dibacakan dan ditampilkan secara terbuka.

Seluruh peserta dengan jeli mencocokkan setiap angka dengan bukti kuitansi, nota, dan dokumen transaksi lainnya.

Dari bedah dokumen tersebut, tergambar jelas potret usaha BUM Desa “Sina Rua Bersinar”. Saat ini, mereka tengah mengelola unit usaha budidaya jagung hibrida seluas 3 hektar.

Usaha ini didanai dari alokasi 20 persen Dana Desa untuk ketahanan pangan. Program ini dijalankan melalui kemitraan dengan tiga kelompok tani lokal: Popowolot, Kajowair, dan Maju Bersama.

Karena tanaman jagung masih dalam masa perawatan dan belum memasuki masa panen, laporan keuangan semester ini mencatat bahwa unit usaha belum menghasilkan keuntungan komersial.

Pada laporan laba rugi belum ada pendapatan yang masuk, dan posisi neraca menunjukkan nilai aset yang masih dalam tahap pengembangan.

Meski belum menghasilkan profit secara materi, pertemuan hari itu menorehkan pencapaian penting dalam hal tata kelola. Melalui evaluasi yang mendalam dan terbuka ini, Pemerintah Desa, BPD, dan Pengurus BUM Desa berhasil membangun sinergi yang lebih kuat.

Dengan pengawalan aset desa yang ketat dan transparan seperti ini, mereka optimistis BUM Desa “Sina Rua Bersinar” akan mampu memberikan manfaat ekonomi yang maksimal.

Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes), dan membawa kesejahteraan sejati bagi seluruh masyarakat Desa Natakoli di masa depan.

 

Baca Juga  470 Ribu Warga Mendadak Masuk Daftar Bansos, Kemensos Bongkar Penyebabnya

Penulis : Humas Desa Natakoli

Berita Terkait

Transparansi Anggaran: Pemdes Natakoli Bedah Mendalam Laporan Keuangan Semester I BUM Desa “Sina Rua Bersinar”
Kawal Dana Ketahanan Pangan, Pemdes Natakoli Telaah Seksama LPJ BUM Desa “Sina Rua Bersinar”
Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung
Sinergi Pengawasan & Pembinaan: Maksensius Edison Resmi Dilantik, Tiga Usulan Strategis Desa Hebing Siap Dikawal
Pelantikan BPD Antar Waktu Dan Kunjungan Kerja Camat: Sinergi Pengawasan Untuk Kemajuan Desa Hebing
BNBA SDGs 2026, Pemdes Hebing Komit Bangun Desa Berbasis Data Riil
Data SDGs 2026 Desa Hebing: Berpijak Fakta, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Data SDGs 2026: Potret Asli Desa Hebing, Jadi Kunci Pembangunan Tanpa Tebak-Tebakan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 22:22 WITA

Keterbukaan dari Balik Aula: Bagaimana Desa Natakoli Mengawal Setiap Rupiah Modal BUM Desa

Thursday, 16 July 2026 - 10:10 WITA

Transparansi Anggaran: Pemdes Natakoli Bedah Mendalam Laporan Keuangan Semester I BUM Desa “Sina Rua Bersinar”

Thursday, 16 July 2026 - 09:15 WITA

Kawal Dana Ketahanan Pangan, Pemdes Natakoli Telaah Seksama LPJ BUM Desa “Sina Rua Bersinar”

Friday, 10 July 2026 - 06:38 WITA

Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung

Saturday, 27 June 2026 - 13:16 WITA

Sinergi Pengawasan & Pembinaan: Maksensius Edison Resmi Dilantik, Tiga Usulan Strategis Desa Hebing Siap Dikawal

Berita Terbaru