Gus Ipul Minta Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya Jadi Komando Pendamping PKH

Monday, 20 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Istimewa

Gambar : Istimewa

Tangerang Selatan, newsline.id — Dalam kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Tangerang Selatan, suasana mendadak riuh ketika Gus Ipul secara terbuka meminta Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya untuk menjadi Komisi Etik sekaligus Komando Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Saya mohon kepada Seskab Letkol Teddy selain menjadi Komisi Etik juga menjadi Komando Pendamping PKH, setuju semuanya?”
seru Gus Ipul di hadapan para pendamping PKH, yang langsung disambut teriakan “setuju” dari seluruh peserta yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul menjelaskan bahwa saat ini terdapat lebih dari 40 ribu pendamping PKH yang telah dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia juga menyampaikan pesan langsung dari Presiden RI agar seluruh pendamping bekerja dengan sepenuh hati dan membawa program sosial sampai ke rumah-rumah penerima manfaat.

“Pesan Presiden jelas, program harus berdampak nyata terhadap kesejahteraan sosial masyarakat,” tegas Gus Ipul.

Selain soal komando dan etika kerja, Gus Ipul menekankan pentingnya kolaborasi dan solidaritas antarpendamping dalam mewujudkan cita-cita Presiden: bantuan yang tepat sasaran dan keluarga yang benar-benar mandiri.

Ia pun menyinggung adanya evaluasi terhadap kinerja pendamping PKH, di mana sekitar 500 orang telah diberikan peringatan karena tidak bekerja sesuai prosedur.

“Sebanyak 49 di antaranya sudah kita berhentikan melalui sidang Komisi Etik,” ujarnya menegaskan.

Kunjungan Letkol Teddy ke SRMA 33 Tangerang Selatan juga menjadi sorotan tersendiri. Gus Ipul menyebut, sejak awal program Sekolah Rakyat diluncurkan, Teddy turut mengawal dan mendampingi langsung dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Kami berdiskusi sejak awal. Letkol Teddy membantu mengawasi agar program ini tepat sasaran dan benar-benar membawa perubahan,” ungkap Gus Ipul.

Program Sekolah Rakyat bukan hanya berfokus pada pendidikan siswa, tetapi juga pemberdayaan keluarga. Orang tua para siswa diberdayakan melalui Koperasi Desa Merah Putih, mendapatkan bantuan sosial, layanan kesehatan, dan perbaikan rumah layak huni.

“Jadi anaknya lulus, keluarganya juga lulus jadi keluarga yang mandiri,” tutur Gus Ipul.

Tak hanya itu, sebanyak 35 siswa telah mendapat beasiswa tahun 2028, dan tujuh di antaranya sudah dipastikan bekerja setelah lulus. Mereka juga mendapat fasilitas makan bergizi gratis dan pemeriksaan kesehatan berkala.

Baca Juga  Gaji ke-13 ASN Tanpa Potongan, Cair Juni 2026

Menutup kunjungan, Gus Ipul menyampaikan pesan penuh semangat kepada para siswa:

“Siswa Sekolah Rakyat tidak boleh minder. Apa pun keadaan orang tuamu, tetap sayangi mereka, hormati guru, dan percaya pada dirimu sendiri.” (*******)

Sumber : Kementerian Sosial

Berita Terkait

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni
Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Ribuan Lowongan Mitra BPS Dibuka, Warga Berebut Peluang Sensus 2026
Sering Fotokopi KTP? Pemerintah Mulai Soroti Risiko Penyalahgunaan Data
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 07:35 WITA

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 09:44 WITA

Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget

Saturday, 16 May 2026 - 10:59 WITA

Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI

Friday, 15 May 2026 - 20:33 WITA

Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru

Berita Terbaru

HUKRIM

Keluarga Dewi Anggriani Kirim Laporan Pengaduan ke Presiden RI

Tuesday, 16 Jun 2026 - 01:18 WITA

Kab Sikka

BNBA SDGs 2026, Pemdes Hebing Komit Bangun Desa Berbasis Data Riil

Sunday, 14 Jun 2026 - 10:24 WITA