Bupati Gorontalo Percepat Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih, Tekankan Kesiapan Lahan di Seluruh Desa

Tuesday, 2 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limboto, newsline.id — Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi menegaskan percepatan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih sebagai ujung tombak penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Penyediaan Lahan Gerai KDMK di Ruang Dulohupa, Selasa (2/12).

Rakor yang dihadiri jajaran asisten, pimpinan OPD terkait, serta para camat se-Kabupaten Gorontalo tersebut menjadi agenda penting untuk memastikan kesiapan daerah dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan penguatan ekonomi kerakyatan.

Ketersediaan Lahan Harus Tuntas

Dalam arahannya, Bupati Sofyan menekankan bahwa pemerintah daerah harus bergerak cepat memastikan ketersediaan lahan serta legalitasnya demi suksesnya pembangunan gerai di seluruh wilayah.

“Koperasi Merah Putih adalah instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Karena itu, ketersediaan lahan harus tuntas agar pembangunan gerai berjalan di seluruh desa dan kelurahan,” tegasnya.

Bupati juga meminta para camat dan kepala desa untuk mengidentifikasi aset daerah yang dapat dimanfaatkan, termasuk memastikan regulasi alih fungsi lahan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Rakor ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari hasil pertemuan Bupati dengan Dandim 1315 Gorontalo sehari sebelumnya, yang juga membahas dukungan lintas sektor dalam percepatan pembangunan gerai koperasi.

27 Lokasi Siap Dibangun, Target 205 Desa/Kelurahan

Hingga saat ini, 27 lokasi telah dinyatakan siap bangun, dan jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah hingga seluruh 205 desa/kelurahan di Kabupaten Gorontalo memiliki Gerai Koperasi Merah Putih sesuai target nasional.

Baca Juga  Menteri ESDM Umumkan RUPTL PLN 2025-2034, Serap Lebih dari 1,7 Juta Tenaga Kerja Baru

Sofyan Puhi menyampaikan optimisme bahwa program ini akan memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat.

“Hadirnya Gerai Koperasi Merah Putih akan membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, dan memperluas akses pemasaran produk daerah hingga skala nasional,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, hingga instansi teknis lainnya agar seluruh target pembangunan koperasi dapat terpenuhi sesuai arahan pemerintah pusat.

Gerai Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi ekosistem baru penggerak ekonomi desa yang mampu menjawab tantangan akses pasar, pemberdayaan usaha kecil, dan kemandirian ekonomi masyarakat. (****)

Berita Terkait

25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam
Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram
Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data
CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas
Dari Ranting Kayu ke Facebook: Ekonomi Kecil yang Lama Tak Terlihat
Pemprov Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan, Denda Dihapus hingga Diskon Diberikan
Luhut Bongkar Sikap Investor Asing, Pasar Modal RI Masih Diragukan
Shopee Dipanggil Kemendag, Ribuan Aduan Konsumen Jadi Sorotan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 18:42 WITA

25 Gerai Alfamart-Indomaret Ditutup Mendadak, Ribuan Pekerja Terancam

Sunday, 31 May 2026 - 10:46 WITA

Harga Emas Melonjak, Antam Tembus Rp2,9 Juta per Gram

Sunday, 31 May 2026 - 10:20 WITA

Belanja Online Kian Rawan, BPKN Soroti Penipuan dan Kebocoran Data

Saturday, 30 May 2026 - 12:45 WITA

CV dan PT Kena Dampak, Tarif Pajak UMKM 0,5% Dipangkas

Tuesday, 26 May 2026 - 19:57 WITA

Dari Ranting Kayu ke Facebook: Ekonomi Kecil yang Lama Tak Terlihat

Berita Terbaru