newsline.id — Saat cuaca sedang panas-panasnya, segelas es teh manis atau air dingin memang terasa seperti penyelamat. Sensasi dingin yang menyegarkan seolah langsung menurunkan suhu tubuh dan menghilangkan rasa gerah. Namun, di balik kenikmatan sesaat itu, ada risiko yang jarang disadari: tubuh bisa mengalami “kaget suhu” yang berdampak pada kesehatan.
❄️ Tubuh Bisa Kaget Karena Perbedaan Suhu Ekstrem
Menurut pakar kesehatan, minum air es dalam kondisi tubuh yang sangat panas dapat memicu respons kejut pada sistem pencernaan. Saat suhu tubuh meningkat karena aktivitas fisik atau paparan panas, organ dalam bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan suhu. Ketika tiba-tiba masuk cairan sangat dingin, pembuluh darah di tenggorokan dan lambung bisa menyempit mendadak.
Efeknya? Sebagian orang bisa merasakan nyeri di dada, kram perut, bahkan pusing ringan.
💧 Risiko Gangguan Pencernaan
Selain efek kejut suhu, konsumsi air es terlalu sering juga bisa memperlambat proses pencernaan. Cairan dingin membuat pembuluh darah di saluran pencernaan menyempit, sehingga kerja enzim pencernaan jadi tidak optimal.
Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa memicu gangguan seperti perut kembung, begah, dan asam lambung meningkat—terutama bagi mereka yang punya riwayat maag.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
⚡ Bukan Larangan, Tapi Perlu Dibatasi
Bukan berarti kamu tidak boleh sama sekali minum es saat cuaca panas. Hanya saja, penting untuk memperhatikan waktu dan kondisi tubuh. Jika baru saja beraktivitas di bawah terik matahari, sebaiknya beri waktu tubuh untuk menyesuaikan suhu terlebih dahulu.
Minumlah air putih suhu ruang terlebih dulu, baru kemudian menikmati minuman dingin dalam jumlah kecil. Cara ini membantu tubuh menyesuaikan suhu tanpa mengalami “thermal shock”.
🌞 Pilihan Lebih Aman untuk Menyegarkan Tubuh
Sebagai alternatif, kamu bisa memilih air putih dingin alami (bukan es batu) atau infused water dengan potongan buah segar. Selain lebih aman untuk tubuh, minuman ini juga memberikan tambahan elektrolit dan vitamin yang dibutuhkan saat cuaca panas.
Jangan lupa, penuhi kebutuhan cairan harian sekitar dua liter per hari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Menikmati es di tengah cuaca panas memang menggoda, tapi perlu diingat: sensasi segar itu hanya sementara, sementara efeknya pada tubuh bisa cukup mengganggu jika dilakukan berlebihan.
Jadi, bijaklah dalam menikmati minuman dingin—karena menjaga keseimbangan suhu tubuh jauh lebih penting daripada sekadar rasa segar sesaat. (*****)








