Gorontalo, newsline.id —- Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Hal ini terlihat dari dukungan penuh yang diberikan pada kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gorontalo di Desa Ambara, Kecamatan Dungaliyo, Minggu (23/11/2025).
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menilai kegiatan tersebut sebagai wujud kolaborasi para tenaga medis dalam menghadirkan layanan kesehatan yang benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke pelosok.
“Bakti sosial seperti ini sangat bermanfaat karena mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dan memperkuat program pemerintah daerah di bidang kesehatan,” ujar Sugondo. Ia menegaskan bahwa Pemkab Gorontalo siap mendukung program IDI yang berorientasi pada pemerataan layanan kesehatan, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
127 Dokter Terjun Layani Warga
Kegiatan bakti sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-75 IDI, dengan menggandeng IDI Wilayah Gorontalo. Masyarakat Desa Ambara dan sekitarnya mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya, mulai dari pemeriksaan umum, layanan spesialis, konsultasi medis, hingga pemberian obat secara gratis.
Sebanyak 127 dokter dikerahkan, terdiri dari 30 dokter spesialis dan puluhan dokter umum. Beragam spesialisasi turut hadir, meliputi penyakit dalam, gizi, jiwa, mata, jantung, THT, kulit dan kelamin, anak, ortopedi, patologi, hingga anestesi.
Ketua IDI Kabupaten Gorontalo, dr. Jeinfer Rivian Lestyorini Bobihoe (dr. Lany), menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen IDI untuk memastikan masyarakat desa memperoleh akses kesehatan yang layak.
“Tujuan kami adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama di wilayah desa yang aksesnya masih terbatas,” jelasnya.
300 Warga Ikut Manfaatkan Layanan
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang mencapai sekitar 300 orang. Warga mendapatkan pemeriksaan langsung dan obat sesuai hasil diagnosis para dokter. Bagi sebagian besar peserta, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk mendapatkan layanan kesehatan yang jarang tersedia di wilayah mereka.
Dr. Lany menambahkan bahwa sejak dilantik pada Februari 2025, IDI Kabupaten Gorontalo telah melaksanakan tiga kegiatan bakti sosial: di Tilango (layanan pascabencana), di Limboto, dan kini di Ambara.
Ia berharap program kemanusiaan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Semoga kegiatan seperti ini semakin rutin dilaksanakan agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya. (**)








