Kodam XII/Tanjungpura Tegaskan Proses Hukum Oknum TNI Pemukul Ojol Berlanjut

Sunday, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak, newsline.id – Kodam XII/Tanjungpura memastikan kasus penganiayaan seorang pengemudi ojek online (ojol) oleh oknum TNI di Jalan Panglima Aim, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (20/9/2025) siang, akan diproses secara hukum hingga tuntas.

Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) XII/Tanjungpura, Letkol Infanteri Agung W. Palupi, dalam konferensi pers di Pomdam XII/Tanjungpura membenarkan adanya insiden pemukulan yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ia menyebut laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan cepat oleh pihak Pomdam.

“Usai salat asar, perwakilan warga melapor ke Pomdam. Petugas langsung bergerak dan mengamankan oknum tersebut,” jelas Agung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, mediasi telah digelar dengan menghadirkan pihak keluarga korban, penasihat hukum, komunitas ojol, serta pelaku berinisial F. Dalam kesempatan itu, F menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarga serta mengaku menyesal atas perbuatannya. Ia juga berjanji menanggung seluruh biaya pengobatan korban hingga benar-benar pulih.

Baca Juga  Korban Pembacokan Jurnalis Minta Rusli Habibie Buka Suara

Meski demikian, Agung menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut tidak akan menghentikan jalannya proses hukum.

“Dari hasil mediasi, diputuskan proses hukum tetap berjalan dan akan dilanjutkan ke persidangan militer. Sesuai arahan pimpinan Kodam, kasus ini dipastikan dikawal sampai selesai,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan komunitas ojol Pontianak menyatakan pihaknya menerima permintaan maaf dari pelaku. Namun mereka menegaskan bahwa proses hukum harus tetap dilanjutkan agar memberikan keadilan bagi korban.

“Kami dari komunitas ojol tetap membuka pintu maaf, tapi kami minta proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku. Ini bukan hanya soal satu orang, tapi juga marwah kami sebagai pekerja jalanan yang harus dihargai,” ujar salah satu perwakilan komunitas ojol usai mediasi.

Baca Juga  Kasus Oknum TNI vs Ojol di Pontianak, Komunitas: Maaf Diberikan, Hukum Tetap Jalan

Berita Terkait

Keluarga Dewi Anggriani Kirim Laporan Pengaduan ke Presiden RI
Korban Pembacokan Jurnalis Minta Rusli Habibie Buka Suara
Selain Dadan Hindayana, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Resmi Ditahan Kejagung
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditetapkan Tersangka, KSP Ungkap Dugaan Jual-Beli Titik Dapur MBG
Viral di Kampus, Mahasiswa PNJ Jalani Pemeriksaan Internal
Video Mesra Sesama Pria Gegerkan PNJ, BEM Minta Tindakan Tegas
Tim Jibom Sterilkan Lokasi Ledakan di Biak, Warga Dilarang Masuk Area Ring 1
Mama Yasinta Gugat Film Pesta Babi, Minta Pemutaran Dihentikan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 16 June 2026 - 01:18 WITA

Keluarga Dewi Anggriani Kirim Laporan Pengaduan ke Presiden RI

Tuesday, 9 June 2026 - 08:54 WITA

Korban Pembacokan Jurnalis Minta Rusli Habibie Buka Suara

Wednesday, 3 June 2026 - 19:40 WITA

Selain Dadan Hindayana, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Resmi Ditahan Kejagung

Wednesday, 3 June 2026 - 19:06 WITA

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditetapkan Tersangka, KSP Ungkap Dugaan Jual-Beli Titik Dapur MBG

Wednesday, 3 June 2026 - 18:07 WITA

Viral di Kampus, Mahasiswa PNJ Jalani Pemeriksaan Internal

Berita Terbaru

Daerah

Pilot AMA Air Dievakuasi, TNI Terbangkan Jenazah ke Jakarta

Friday, 3 Jul 2026 - 15:37 WITA