Breaking News: Nadiem Makarim Ditangkap Kejagung, Begini Kronologi Penahanannya

Friday, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nadiem Makarim Ditangkap (Foto: Istimewah)

Nadiem Makarim Ditangkap (Foto: Istimewah)

Jakarta | newsline.id – Mantan Menteri Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim resmi ditangkap dan ditahan Kejaksaan Agung RI, Kamis (4/9/2025). Pendiri Gojek itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,9 triliun.

Sejak siang hari, Nadiem memenuhi panggilan penyidik di Gedung Bundar Kejagung untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Pemeriksaan berlangsung intensif selama berjam-jam dengan fokus pada dugaan intervensi spesifikasi pengadaan laptop di lingkungan Kemendikbudristek.

Menjelang sore, sekitar pukul 16.30 WIB, penyidik mengumumkan status baru Nadiem. Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah tim Jampidsus menyatakan memiliki bukti kuat atas keterlibatannya dalam kasus mega proyek digitalisasi pendidikan.

Tak lama setelah diumumkan, Nadiem keluar dari ruang pemeriksaan dengan rompi tahanan berwarna oranye. Tangannya terikat borgol, dikawal ketat petugas menuju mobil tahanan Kejagung.

Ia langsung digiring ke Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung untuk menjalani masa penahanan awal selama 20 hari ke depan. Kejagung menegaskan langkah ini dilakukan untuk memperlancar penyidikan sekaligus mencegah kemungkinan penghilangan barang bukti.

Meski diborgol, Nadiem masih sempat memberikan keterangan singkat kepada awak media. Dengan nada tegas, ia membantah melakukan korupsi.

“Saya selalu menjunjung tinggi integritas. Saya percaya kebenaran akan muncul,” ujar Nadiem singkat sebelum masuk ke mobil tahanan.

Baca Juga  LKS Dikmen 2025 Kini Inklusif, Terbuka untuk SMA dan SMK Lintas Ajang

Kejagung menegaskan bahwa penangkapan Nadiem bukan hasil operasi tangkap tangan (OTT). Prosesnya berlangsung melalui pemeriksaan saksi, penetapan tersangka, lalu penahanan dalam satu rangkaian pada hari yang sama.

Kasus ini sendiri mencuat setelah penyidik menemukan indikasi pengaturan spesifikasi laptop yang hanya menguntungkan produk Chromebook, sehingga diduga melanggar asas persaingan sehat sekaligus merugikan keuangan negara.

Berita Terkait

TNI Klarifikasi Video Viral Pria Berseragam Cegat Kapal Bantuan di Aceh: Bukan Aksi GAM
Libur Akhir Tahun 2025: Jadwal Libur Sekolah, Tanggal Merah, dan Cuti Bersama
Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI
Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur
Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025
Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial
Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Intoleransi dan Radikalisme untuk Pelajar Aceh Besar
Penundaan Pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026: Apa Sebabnya?
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 9 December 2025 - 13:32 WITA

Libur Akhir Tahun 2025: Jadwal Libur Sekolah, Tanggal Merah, dan Cuti Bersama

Sunday, 30 November 2025 - 13:40 WITA

Menhan Dampingi Presiden Prabowo di Pertemuan Tahunan BI

Sunday, 30 November 2025 - 13:22 WITA

Menhan Tinjau Banjir Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Cepat Tersalur

Wednesday, 26 November 2025 - 16:49 WITA

Menteri UMKM Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Pelaku Usaha Lokal di SMEXPO 2025

Wednesday, 26 November 2025 - 15:27 WITA

Dorong Keadilan Ekologi, Pemerintah Perkuat Program Perhutanan Sosial

Berita Terbaru