Kementerian Ekraf dan Koepoe Koepoe Kolaborasi Gelar Kompetisi Koki Muda

Thursday, 7 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Ekraf dan Koepoe Koepoe Kolaborasi Gelar Kompetisi Koki Muda

Kementerian Ekraf dan Koepoe Koepoe Kolaborasi Gelar Kompetisi Koki Muda

Jakarta, Newsline.id – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) berkolaborasi dengan PT Anggana Catur Prima dan Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia menggelar kompetisi memasak antarpelajar SMA/SMK jurusan Tata Boga dengan tajuk “Koki Muda Koepoe Koepoe”. Kompetisi ini dinilai mampu mengangkat subsektor kuliner sekaligus mengembangkan talenta memasak generasi muda.

“Dari 17 subsektor ekraf, kuliner masuk ke dalam 3 subsektor unggulan yang memberi dampak ekonomi kreatif signifikan di Indonesia. Dengan inisiatif Koki Muda Koepoe Koepoe ini tentu banyak sekali lapangan pekerjaan yang bisa diciptakan. Dorongan dari Kementerian Ekraf akan membuat kolaborasi hexahelix bisa berjalan antara dunia usaha, pendidikan, dan pejuang ekraf sehingga mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif tanah air,” kata Wakil Menteri (Wamen) Ekraf, Irene Umar, saat menghadiri Press Conference Kompetisi “Koki Muda Koepoe Koepoe” di kantor Anggana Catur Prima, Jakarta, Selasa, 5 Agustus 2025.

Baca Juga  Bersama Prancis, Indonesia Kuatkan Fesyen dan Kriya ke Panggung Dunia

Koki Muda Koepoe Koepoe merupakan kompetisi menciptakan makanan khas Indonesia secara kreatif, inovatif, dan kaya cita rasa dengan menggunakan berbagai rempah-rempah khas Indonesia dari Koepoe Koepoe. Kompetisi ini melibatkan 45 sekolah dan 657 tim dari 3 kota: Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Mereka semua akan berkompetisi untuk melewati babak Roadshow, Bigbang, dan Grand Final.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberadaan Kompetisi Koki Muda Koepoe Koepoe bukan hanya mendidik dan mengangkat budaya bangsa, tetapi juga menguatkan perputaran ekonomi. Ada potensi besar dan persiapan talenta masak yang membentuk identitas maupun daya saing kuliner Indonesia ke kancah internasional. Ini juga menjadi upaya dari brand Koepoe Koepoe untuk melestarikan kekayaan cita rasa Indonesia sekaligus memperkenalkan rempah-rempah khas Indonesia kepada generasi muda,” ungkap Wamen Ekraf yang didampingi Direktur Kuliner Andy Ruswar.

Baca Juga  Tinjau Asrama Haji Balikpanan, Komisi VIII DPR RI Pastikan Layanan Jemaah Tahun 2026

Sebagai merek yang telah menjadi bagian dari ekosistem kuliner Indonesia sejak 1942, Koepoe Koepoe ingin membuka ruang edukatif yang menginspirasi para calon chef muda untuk mengenal lebih dalam tentang rempah-rempah Indonesia.

“Melalui kompetisi ini, Koepoe Koepoe ingin punya platform edukasi untuk meningkatkan nilai-nilai kreativitas dan keterampilan dalam mengolah cita rasa warisan bangsa. Ini jadi bukti nyata komitmen Koepoe Koepoe untuk mengenalkan lebih dekat ragam rempah Indonesia bagi generasi muda,” kata Harry Widjaja sebagai CEO PT Anggana Catur Prima.

Sementara itu, Presiden ACP Indonesia Chef Rafael Triloko Basanto mengatakan bahwa kegiatan ini menciptakan ruang kompetisi yang sehat, edukatif, dan bergengsi untuk melahirkan pelajar-pelajar berprestasi di bidang kuliner.

“Kompetisi Koki Muda Koepoe Koepoe akan menimbulkan bibit-bibit baru dalam industri kuliner. Ini menjadi tonggak penting dalam pendidikan kuliner generasi muda. Dengan demikian kompetisi ini bisa mencetak generasi chef Indonesia yang siap bersaing secara global,” imbuh Chef Rafael.

Baca Juga  Menpora Dito Lepas Tim Seni Embun Pagi Primary School Berlaga ke Kompetisi Tari Dunia WDF 2025

Selaras dengan pernyataan tersebut, salah satu juri Kompetisi Koki Muda Koepoe Koepoe Chef Ronald Tekilov mengungkap bahwa kompetisi ini menjadi suatu langkah penting untuk regenerasi chef Indonesia yang punya rasa, punya karakter, dan bangga akan identitasnya.

“Ini menjadi suatu gebrakan kompetisi yang membuka ruang untuk berkreasi, terutama dalam penggunaan rempah lokal. Talenta-talenta muda dalam bidang kuliner tersebut harus menciptakan sesuatu yang otentik. Mudah-mudahan geliat masa depan kuliner Indonesia yang berada di tangan generasi muda bisa lebih berani berinovasi,” tambah Chef Ron. (*********)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Polres Lampung Tengah Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3
Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung
Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni
Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan
Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget
Mayoritas Pengprov Melawan: La Nyalla Diminta Mundur dari PBMI
Geger Bansos Mei 2026, Ribuan Nama Dicoret dan Diganti Penerima Baru
Film Pesta Babi Viral, Publik Ramai Cari Link Nonton
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 11 July 2026 - 21:06 WITA

Polres Lampung Tengah Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3

Friday, 10 July 2026 - 06:38 WITA

Polsek Punggur Perkuat Kemitraan dengan Warga Lewat Program Sambang Kampung

Tuesday, 2 June 2026 - 07:35 WITA

Hanya 2 Tanggal Merah, Ini Jadwal Libur Juni

Monday, 18 May 2026 - 22:53 WITA

Viral Perry Warjiyo-Najwa, Fakta Aslinya Mengejutkan

Sunday, 17 May 2026 - 09:44 WITA

Fotokopi e-KTP Bisa Dipidana? Fakta Hukumnya Bikin Kaget

Berita Terbaru