Indonesia Paparkan Praktik Terbaik Perikanan Skala Kecil di UNOC Prancis

Sunday, 15 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Paparkan Praktik Terbaik Perikanan Skala Kecil di UNOC Prancis

Indonesia Paparkan Praktik Terbaik Perikanan Skala Kecil di UNOC Prancis

PRANCIS, Newsline.id — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan memaparkan praktik terbaik perikanan skala kecil dalam rangkaian Konferensi Kelautan PBB ketiga (UNOC-3) di Port Lympia, Nice, Prancis pada 9-13 Juni 2025.

Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat tata kelola laut berkelanjutan dan mendorong praktik perikanan skala kecil yang inklusif dan berbasis kearifan lokal. Hal ini disampaikan pada gelaran side event yang diselenggarakan Pemerintah Maladewa Delivering Sustainable and Equitable Ocean Governance: Multi-Stakeholder Approaches to Small-Scale Fisheries and Marine Protected Areas.

“Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar keempat di dunia, dengan potensi lestari perikanan tangkap mencapai 12 juta ton dan keanekaragaman hayati laut yang sangat tinggi,” ujar Latif dalam siaran pers KKP di Jakarta, Sabtu (14/6).

Kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota yang diterapkan di Indonesia terbukti efektif mendorong pertumbuhan produksi perikanan tangkap nasional sebesar rata-rata 3,94% per tahun, dari 4,51 juta ton pada 2016 menjadi 7,71 juta ton pada 2023, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan produksi perikanan tangkap terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok.

Dalam kesempatan tersebut, Latif juga menyoroti kolaborasi Indonesia dengan inisiatif global seperti CFI Indonesia dalam mendukung pengelolaan perikanan skala kecil berbasis masyarakat. Salah satu contoh sukses adalah inisiatif Sasi Label di Kepulauan Maluku, yang mengangkat kearifan lokal berupa larangan sementara penangkapan ikan untuk memberi waktu pemulihan sumber daya ikan.

Baca Juga  Menlu RI - Menlu Rusia Bertemu Bahas Persiapan Kunjungan Presiden ke St. Petersburg

“Model ini tidak hanya melindungi ekosistem laut, tetapi juga memperkuat kelembagaan lokal, meningkatkan peran perempuan, serta mendorong akses pasar dan kesejahteraan nelayan melalui koperasi dan teknologi digital seperti e-logbook,” lanjutnya.

Pemanfaatan SDA Perikanan Dalam Batas Aman

Latif juga menggarisbawahi bahwa ketahanan produksi perikanan Indonesia saat ini masih dalam batas aman secara biologis, dengan tingkat pemanfaatan kurang dari 80% dari potensi lestari (MSY). Rata-rata produksi selama 2020–2024 tercatat sebesar 7,39 juta ton.

Sementara itu, nilai ekspor komoditas perikanan tangkap skala kecil juga menunjukkan tren positif, naik dari USD 3,31 miliar pada 2020 menjadi USD 3,91 miliar pada 2023, terutama dari komoditas utama seperti tuna-cakalang, cumi-sotong-gurita, dan kepiting.

Baca Juga  Lancar, PPIH Arab Saudi Safari wukufkan 477 Jemaah Haji Lansia, Risti, dan Disabilitas

Lebih lanjut Latif mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi global guna mencapai SDG 14 (Lautan dan Ekosistem Laut) melalui kemitraan, program twinning, dan forum internasional.

“Kami mengundang seluruh mitra dan pemangku kepentingan untuk hadir dalam Ocean Impact Summit Indonesia 2026, sebagai bentuk nyata komitmen bersama untuk laut yang sehat dan berkelanjutan,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam gelaran UNOC-3, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen kuat Indonesia terhadap perlindungan laut dan pembangunan ekonomi biru berkelanjutan. (***)

Sumber : Kementerian Kelautan Dan Perikanan RI

Berita Terkait

Lima Wakil Indonesia Siap Unjuk Gigi di Kumamoto Masters 2025
Malaysia Resmi Buka KTT ASEAN ke-47, Anwar Ibrahim Dorong ASEAN Jadi Pusat Pertumbuhan dan Perdamaian
Asia Catat Sejarah Baru, Mobil Terbang Siap Diuji di Langit Jepang
Amerika Serikat Alami Shutdown, Ratusan Ribu Pegawai Federal Terdampak
Hakim Frank Caprio Tutup Usia, Dunia Kehilangan Sosok Hakim Paling Humanis
Siswa SIC Tunjukkan Semangat Kepemimpinan dan Budaya di 6th Summer Scout Camp 2025 di Port Said
Garuda Pertiwi Tahan Imbang Kamboja, Tetap di Dasar Klasemen Grup A
Siswa MAN 2 Kota Malang Persembahnan Medali IPhO Perancis 2025 untuk Indonesia
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 11 November 2025 - 14:52 WITA

Lima Wakil Indonesia Siap Unjuk Gigi di Kumamoto Masters 2025

Sunday, 26 October 2025 - 21:51 WITA

Malaysia Resmi Buka KTT ASEAN ke-47, Anwar Ibrahim Dorong ASEAN Jadi Pusat Pertumbuhan dan Perdamaian

Friday, 24 October 2025 - 23:14 WITA

Asia Catat Sejarah Baru, Mobil Terbang Siap Diuji di Langit Jepang

Thursday, 2 October 2025 - 01:58 WITA

Amerika Serikat Alami Shutdown, Ratusan Ribu Pegawai Federal Terdampak

Thursday, 21 August 2025 - 21:51 WITA

Hakim Frank Caprio Tutup Usia, Dunia Kehilangan Sosok Hakim Paling Humanis

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

DPR Ingatkan Bahaya Narkoba, Anggaran BNN Dinilai Terlalu Kecil

Wednesday, 4 Feb 2026 - 14:24 WITA

Hukum

KPU Akan Rapat Tindak Lanjuti Putusan KIP soal Ijazah Jokowi

Thursday, 15 Jan 2026 - 11:13 WITA