Puluhan Jemaah Haji Dirawat Akibat Gangguan Tulang dan Sendi

Sunday, 1 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Jemaah Haji Dirawat Akibat Gangguan Tulang dan Sendi

Puluhan Jemaah Haji Dirawat Akibat Gangguan Tulang dan Sendi

Makkah, Newsline.id — Jutaan jemaah dari seluruh dunia memadati Tanah Suci setiap tahunnya untuk menunaikan ibadah haji. Berdasarkan data Kementerian Agama melalui dashboard Siskohat per tanggal 29 Mei 2025 diketahui bahwa sudah 189.000 lebih jemaah haji reguler tiba di Arab Saudi dan 15.000 lebih jemaah haji khusus yang telah diberangkatkan dari Tanah Air.

Adapun Kementerian Kesehatan melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) telah mencatat pada hari ke-28 pelaksanaan haji di tanggal 29 Mei 2025 terdapat lebih dari 79% jemaah Indonesia berkategori berisiko tinggi dengan kondisi utama kategori Lansia. Dari 617 jemaah yang dirawat inap di RS Arab Saudi, 25 orang di antaranya karena permasalahan kesehatan sistem muskuloskeletal (tulang, otot, dan persendian) seperti dislokasi, fraktur/patah, bahkan fraktur dislokasi pada tangan dan kaki.

Banyak pula jemaah yang mengalami nyeri pada sendi serta pembengkakan kaki dan mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan haji kloter (TKHK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai faktor dapat meningkatkan risiko cedera dan fraktur di kalangan jemaah, terutama bagi Lansia yang rentan disertai adanya kondisi pengeroposan tulang atau osteoporosis yang dapat diperberat dengan kondisi morbiditas penyerta seperti gangguan penglihatan, keseimbangan serta faktor kelelahan.

Baca Juga  Self-Care Routines untuk Menjaga Kesehatan Mental

“Kebanyakan jemaah yang mengalami cedera sistem muskuloskeletal berupa fraktur/patah, dislokasi, bahkan fraktur dislokasi adalah jemaah yang Lansia dengan kondisi yang rentan jatuh dan beberapa terdorong dari belakang saat turun dari bis maupun saat melakukan tawaf, sai, ataupun terpeleset di kamar mandi yang licin,” ungkap dr. Yudha Mathan Sakti selaku Penanggung Jawab Tim visitasi ke RS King Faisal, RS King Abdul Azis, RS King Abdullah, RS Al Noor dan RS Saudi National-Abeer, Makkah (28/5).

Lebih lanjut, dr. Yudha menjelaskan bahwa nyeri sendi dan pembengkakan kaki banyak terjadi di kalangan jemaah risti dikarenakan aktivitas yang padat dengan berjalan kaki jauh bahkan beberapa diantaranya melakukan umrah berulang kali.

Ia pun menyampaikan beberapa penyebab umum yang dialami oleh jemaah sehingga mengalami permasalahan kesehatan tulang, di antaranya:

  1. Kepadatan massa di area yang sangat ramai, terutama saat tawaf, sai, atau turun dari bis, sehingga meningkatkan risiko terdorong, terinjak, atau terjatuh.
  2. Kondisi fisik jemaah yang memiliki komorbiditas, permasalahan persendian, osteoporosis, atau riwayat cedera sebelumnya sehingga lebih rentan.
  3. Kelelahan yang didorong durasi ibadah yang panjang dan perubahan cuaca sehingga menyebabkan kelelahan ekstrem, mengurangi konsentrasi, dan meningkatkan risiko tersandung atau terjatuh.
  4. Permukaan tidak rata seperti turun tangga bis, air tergenang sehingga lantai menjadi licin atau penghalang jalan yang tidak terlihat jelas.
  5. Berjalan jauh dan menggunakan alas kaki yang kurang tepat. Terlebih lagi bila berjalan jauh di tengah teriknya matahari dan menggunakan alas kaki yang tidak nyaman, tidak pas, atau licin dapat memicu kaki bengkak dan cedera.
Baca Juga  Ole Romenij, Tim Geypens, Dion Markx Resmi WNI, Siap Bawa Timnas Berprestasi

“Bagi jemaah yang mengalami cedera ringan, nyeri persendian dan bengkak kaki dapat melakukan upaya sederhana dengan mengistirahatkan, mengompres dengan air dingin/es. Segera melaporkan ke petugas kesehatan yang terdekat untuk mendapatkan penanganan maupun rujukan ke RS Arab Saudi,” ujar dr. Yudha.

Di tempat yang berbeda, pada hari yang sama saat kunjungan pemantauan jemaah haji Indonesia yang sedang dirawat inap di RS Saudi National Hospital, dr. Ghulam Iskandarsyah, Sp.An, menekankan bahwa untuk mencegah terjadinya cedera maupun fraktur/patah tulang pada jemaah diharapkan jemaah yang lebih muda dan bugar agar lebih bersabar dalam menjaga dan melindungi jemaah yang rentan dan lansia.

Baca Juga  Hari Kedua Shangri-La Dialogue, Wamenhan RI Hadiri Plenary Session, Perkuat Diplomasi Pertahanan

“Tolong ya jemaah haji yang lebih muda untuk lebih bersabar dalam menghadapi jemaah yang tua. Ketika turun dari bis, dahulukan dan bantu jemaah lansia dan rentan. Jaga kekompakan untuk diberi kelapangan hati dalam melindungi mereka yang sudah sepuh itu,” tutup dr. Ghulam.

Dengan kesadaran dan persiapan yang matang, risiko cedera dan fraktur/patah tulang dapat diminimalisir, memungkinkan jemaah untuk menjalankan ibadah dengan lebih tenang, nyaman, dan khusyuk. Kesehatan adalah aset tak ternilai dalam menunaikan rukun Islam yang terakhir ini. (*****)

Sumber : Kementerian Kesehatan RI

Berita Terkait

Manfaat Stretching 5 Menit di Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh
Pentingnya Me Time untuk Kesehatan Psikologis
Langkah-Langkah Sederhana Mencegah Flu dan Batuk
Pemkab Gorontalo Perkuat Strategi Terpadu Tekan Stunting, Bupati Sofyan Puhi Pimpin Evaluasi Program 2025
Puskesmas Limboto Raih Penghargaan PTM dan CKG Tertinggi di Provinsi Gorontalo
Pemkab Gorontalo Dukung Penuh Bakti Sosial IDI di Desa Ambara: Layanan Kesehatan Dekatkan Dokter ke Masyarakat
Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Panduan Merawat Kesehatan Jantung untuk Semua Usia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 9 December 2025 - 12:39 WITA

Manfaat Stretching 5 Menit di Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh

Tuesday, 2 December 2025 - 03:11 WITA

Pentingnya Me Time untuk Kesehatan Psikologis

Monday, 1 December 2025 - 17:11 WITA

Langkah-Langkah Sederhana Mencegah Flu dan Batuk

Wednesday, 26 November 2025 - 14:57 WITA

Pemkab Gorontalo Perkuat Strategi Terpadu Tekan Stunting, Bupati Sofyan Puhi Pimpin Evaluasi Program 2025

Wednesday, 26 November 2025 - 01:05 WITA

Puskesmas Limboto Raih Penghargaan PTM dan CKG Tertinggi di Provinsi Gorontalo

Berita Terbaru